<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506</id><updated>2012-02-12T08:50:20.616-08:00</updated><title type='text'>Ini blog BEDAH banget</title><subtitle type='html'>Obrolan ringan soal Bedah dan permasalahannya yang dikemas dalam bahasa santai dan populer.  
Bukan untuk mencari diagnosa atau menegakkan suatu terapi tapi lebih sebagai sarana berbagi persoalan antar sesama pasien, pasien dengan dokter bedah maupun curhat khusus pemerhati setia bedah.
Twitter @bedahbanget</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-2755829208593475389</id><published>2009-11-17T04:29:00.000-08:00</published><updated>2011-07-31T16:47:35.320-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;strong&gt;BATU EMPEDU / KOLELITIASIS / CHOLELYTHIASIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;strong&gt;Operasi Kolesistektomi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Indikasi operasi batu kandung empedu salah satunya adalah kolelitiasis yang disertai keluhan / simptomatik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yaitu nyeri hilang timbul di daerah uluhati atau kanan atas perut. Rasa nyeri dapat menjalar ke punggung atau ujung bahu kanan dapat disertai mual dan muntah2&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxSZCnJChII/AAAAAAAAACY/nXCRxuzWwL4/s1600/kole.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410117322524492930" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 237px; height: 320px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxSZCnJChII/AAAAAAAAACY/nXCRxuzWwL4/s320/kole.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Opera&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;si dapat dilakukan dengan kolesistektomi laparoskopik / gold standard ; untuk kasus yang sulit atau fasilitas laparoskopik tidak ada maka operasi dilakukan dengan 'open'&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-2755829208593475389?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/2755829208593475389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=2755829208593475389' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/2755829208593475389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/2755829208593475389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2009/11/batu-empedu-kolelitiasis-cholelythiasis.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxSZCnJChII/AAAAAAAAACY/nXCRxuzWwL4/s72-c/kole.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-8406512437998517224</id><published>2009-11-14T19:16:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T19:36:39.874-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffff00;"&gt;USUS BUNTU - APENDIKS (HEALTH TODAY November 2009)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/Sv9zwZpwTUI/AAAAAAAAACI/M2dzOdJQshE/s1600-h/laparoskopiapendix1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404165353224817986" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 241px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/Sv9zwZpwTUI/AAAAAAAAACI/M2dzOdJQshE/s320/laparoskopiapendix1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Usus buntu atau appendix adalah organ yang letaknya disisi posteromedial dari sekum (bagian dari usus besar), kurang lebih 2,5 cm dibawah katup ileosekum. Panjangnya bervariasi, rata-rata 5-10 cm. Karena posisi-nya yang bervariasi, jika usus buntu mengalami peradangan (selanjutnya disebut apendisitis) sering mengakibatkan keluhan yang berbeda-beda. Dan karena posisinya berdekatan dengan banyak organ, jika terjadi apendisitis sering menampakkan gejala yang mirip dengan peradangan pada organ sekitarnya. Infeksi saluran kencing, batu pada saluran kencing, radang pada organ reproduksi wanita adalah salah satu dari kasus yang gejalanya hampir mirip dengan apendisitis. Pemeriksaan fisik yang baik dan atau disertai dengan pemeriksaan penunjang dapat menetapkan diagnosa apendisitis dengan baik.

&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Radang usus buntu terpicu karena adanya sumbatan pada usus buntu. Sumbatan mengakibatkan pembengkakan usus buntu dan lama-lama tekanan intra-lumen apendiks meningkat, mengakibatkan dinding usus buntu rapuh dan perforasi / pecah. Awal serangan biasanya nyeri disekitar pusar bahkan pada banyak kasus menyerupai nyeri pada ulu hati / lambung. Lama-lama nyeri muncul pada daerah perut kanan bawah. Kualitas nyeri bervariasi tergantung dari banyak hal, antara lain apakah pernah mengkonsumsi obat antibiotik sebelumnya, apakah pernah mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri sebelumnya, letak usus buntu yang meradang dan seberapa parah kondisi usus buntu yang meradang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Pada awal serangan, peradangan masih terlokalisir di apendiks , dampaknya tidak sehebat jika peradangan sudah berlanjut. Gejala awal seperti menyerupai sakit maag yaitu nyeri uluhati, mual, muntah atau kembung dan dapat juga disertai diare terus menerus. Jika peradangan sudah berlanjut, infeksi biasanya sudah menyebar ke seluruh rongga perut akibatnya terjadi perluasan infeksi pada organ yang lain. Pasien dapat jatuh dalam kedaaan infeksi berat dan dapat menimbulkan kematian
Penatalaksanaan sebagian besar harus dioperasi, dengan metode konvensional atau dilakukan dengan laparoskopi . Pada apendisitis infiltrat yang berupa massa biasanya dirawat selama beberapa hari untuk kemudian akan dioperasi setelah beberapa bulan kemudian.
Mortalitas meningkat terjadi pada anak-anak, usia tua, kasus dengan keterlambatan diagnosa serta kasus apendisitis dengan perforasi (kondisi usus buntu yang sudah pecah)&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Hal-hal penting diketahui seputar apendisitis

&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;1. Waspada jika sering mengalami keluhan nyeri pada ulu hati / lambung atau mengalami gejala-gejala yang mirip dengan sakit maag, atau mengalami diare terus menerus yang juga tidak kunjung reda meskipun telah diberikan obat-obatan, atau mengalami rasa mulas yang berkepanjangan disertai dengan sulit BAB dan atau BAB hanya berupa lendir atau cairan dan juga tidak membaik meskipun telah diberikan pengobatan. Segera konsultasi pada dokter bedah terdekat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;2. Diagnosa apendisitis tidak selalu disertai dengan jumlah sel darah putih / leukosit yang meningkat dalam darah &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;3. Untuk meminimalkan komplikasi setelah operasi, operasi dapat dilakukan dengan laparoskopi, selain menghasilkan komplikasi yang minimal, lama rawat juga menjadi lebih singkat
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;4. Perjalanan apendisitis sangat bervariasi, hal ini menimbulkan banyak perbedaan antara satu pasien dengan pasien lainnya. Perbedaan dalam hal operasi, ada yang sayatan dilakukan di kanan bawah, ada yang dilakukan di tengah perut atau ada yang dilakukan dengan laparoskopik. Ada yang harus disertai dengan pemasangan drain / selang di perut. Ada yang harus disertai dengan puasa 1-2 hari, setelah operasi selesai.
Hasil akhir operasipun berbeda tergantung dari tingkat keparahan. Komplikasi setelah operasi, a.l perdarahan, infeksi juga banyak tergantung oleh banyak hal. Semakin ringan tingkat keparahan apendisitis maka kesembuhan dan lama rawat menjadi lebih singkat. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#c0c0c0;"&gt;&lt;strong&gt;5. Jangan takut untuk menghadapi operasi karena pengobatan apendisitis satu-satunya adalah dengan operasi. Sebelum operasi, dokter bedah akan mempersiapkan kondisi pasien sampai layak untuk menjalani operasi, selain itu dokter juga akan memilih tehnik operasi yang sesuai dengan kondisi apendisitis yang diderita. Operasi pada tahap awal apendisitis dapat menurunkan kejadian komplikasi. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff6666;"&gt;&lt;strong&gt;6. Apendisitis tidak ada hubungan langsung dengan kebiasaan makan jambu biji atau cabai.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-8406512437998517224?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/8406512437998517224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=8406512437998517224' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/8406512437998517224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/8406512437998517224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2009/11/usus-buntu-apendiks-health-today.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/Sv9zwZpwTUI/AAAAAAAAACI/M2dzOdJQshE/s72-c/laparoskopiapendix1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-4576671801432875101</id><published>2009-06-07T04:23:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T04:32:30.710-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#ffff00;"&gt;&lt;strong&gt;VARISES (HealthToday Juni 2009)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt;Varises adalah suatu keadaan dimana pembuluh darah balik/vena membesar dan berkelok2. Istilah varises umumnya ditujukan pada daerah tungkai meskipun sebenarnya dapat terjadi pada daerah-daerah yang lain.
Varises berhubungan erat dengan kelemahan struktur tonus otot pembuluh darah balik atau vena. Pada dasarnya vena tidak mempunyai cukup kekuatan untuk mendorong darah kembali ke peredaran, karena arah alirannya ke atas. Untuk membantu darah bergerak ke atas, vena dilengkapi katup. Katup terbuka untuk membiarkan darah mengalir, kemudian katup menutup kembali setelah darah melaluinya. Jika tonus otot di sekitar pembuluh vena kurang kekuatannya/lemah, maka terjadilah stasis (aliran darah terhenti) dan darah cenderung berkumpul di dasar vena, sehingga vena melebar. Akibatnya, timbul pengendapan-pengendapan darah pada pembuluh vena yang kemudian membentuk tonjolan-tonjolan besar berkelok-kelok berwarna kebiru-biruan, yang kemudian kita kenal sebagai varises.
Istilah varises lebih sering digunakan untuk tungkai bawah. Meskipun demikian varises dapat juga terjadi pada tempat lain seperti pada funikulus spermatikus (varikokel), esofagus (varises esofagus), anorektal (hemoroid)
Pemicu varises
Sangat berkaitan dengan keturunan. Varises juga erat kaitannya dengan hormonal. Kejadian varises meningkat pada masa menstruasi, kehamilan trimester I dan II serta penggunaan obat-obat kontrasepsi. Dimana keadaan tersebut diatas, diduga menyebabkan tonus vena menjadi berkurang. Selain itu obesitas juga dapat memicu timbulnya varises karena pada obesitas, struktur vena menjadi kurang baik dan terjadi peningkatan volume darah.
Faktor usia / penuaan juga menjadi pemicu varises. Pada usia tua terjadi fibroelastis pembuluh darah vena, elastisitas berkurang dan tonus otot juga berkurang. Pada orang yang banyak bekerja sambil berdiri, ada unsur gravitasi yang menyebabkan tonus harus bekerja keras untuk mengembalikan darah ke atas. Ini juga sebab lain yang dapat memicu timbulnya varises
Pemicu varises lainnya adalah pernah mengalami cedera pada kaki dan mengalami keadaan dimana tekanan dalam perut meningkat.
Penegakkkan diagnosa varises ditandai dengan adanya gambaran pembuluh darah balik/vena yang melebar dan berkelok-kelok. Selain itu dijumpai tanda-tanda sebagai berikut :
Gatal, kaki terasa berat, pegal dan cepat lelah (terutama pada malam hari dan setelah melakukan aktifitas)
Pembengkakan pada pergelangan kaki, biasanya akan berkurang bila kaki dielevasi/ditinggikan.
Nyeri kaki terutama pada pagi hari dan berkurang bila dipakai berjalan.
Kram pada malam hari.
Perbedaan warna kulit di sekitar pembuluh vena yang mengalami gangguan.
Kemerahan, tampak kering dan sensasi gatal pada aea kulit yang terkena sering dikenal dengan istilah &lt;/span&gt;&lt;a title="Stasis dermatitis" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stasis_dermatitis"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt;stasis dermatitis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt; atau venous &lt;/span&gt;&lt;a title="Eczema" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eczema"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt;eczema&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt;.
Jika terjadi trauma ringan pada daerah yang mengalami gangguan maka dapat terjadi perdarahan lebih banyak dari normal dan atau mengalami proses penyembuhan yang lebih lama.
Sering pada kulit diatas pergelangan kaki menjadi mengeras.
Pemeriksaan lain misalnya pasien diminta untuk berdiri selama 5-10 menit, maka varises akan terlihat. Selain itu ada pemeriksaan lain yang dapat dilakukan misalnya beberapa test seperti Test Brodie-trendelenburg yang prinsipnya menilai aliran vena kembali jika sebelumnya dilakukan penekanan pada vena. Apakah diameter vena akan tidak berubah / tetap atau akan bertambah besar atau justru besarnya vena berkurang / hilang.
Ultrasonografi dapat mendeteksi adanya varises, dengan cara menilai anatomi vena yang terkena. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=18180"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt;Doppler ultrasound&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt; , dapat mendeteksi aliran darah vena sehingga dapat memberikan informasi kompetensi aliran darah yang menuju katup terutama pada vena-vena yang dalam. Tindakan ini bermanfaat dilakukan sebelum tindakan operasi.
Penatalaksanaan
1. Non Operatif
Prinsipnya adalah menurunkan aliran darah dan tekanan darah dalam vena. Dan membuat pembuluh darah vena superfisial menjadi kempes.
Dengan cara a.l :
- Balut tekan
- Elastic stocking / bebat elastik sepanjang hari kecuali tidur
Jalan-jalan dianjurkan tapi duduk serta berdiri dalam waktu yang lama harus dhindari.
2. Skleroterapi (injeksi – kompresi)
Obat skleroterapi menyebabkan trombosis dan sklerosis. Biasanya dilakukan pada varises dibawah lutut dan bukan untuk tindakan kosmetik karena akan menyebabkan kulit berwarna lebih gelap.
3. Pembedahan – prosedur ligasi-eksisi, saphenous stripping
Indikasi pembedahan adalah :
- Pernah mengalami perdarahan akibat ulkus varises
- Nyeri berulang akibat varises
- Pertimbangan kosmetik
Tidak ada kontraindikasi untuk dilakukan tindakan injeksi dan pembedahan seperti antara lain infeksi tromboflebitis akut, DVT, kehamilan, tumor pelvik.
Pada pre-operatif, lakukan evaluasi terhadap patensi dari sistim vena yang letaknya di dalam / profunda. Kemudian dilanjutkan dengan ligasi pembuluh darah vena .
Tindakan minimal invasif seperti endovenous thermal ablation, meliputi endovenous laser ablation (ELA) dan radiofrequency ablation (ERA) sepertinya belum popular dilakukan di Indonesia.
ELA dan ERA hanya dilakukan oleh dokter-dokter yang berpengalaman dan membutuhkan peralatan yang khusus.
&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;KEKAMBUHAN
&lt;/span&gt;Setelah pembedahan, 10 % pasien mengalami varises kembali. Penyebab terbanyak adalah kegagalan untuk me ligasi / megikat seluruh vena-vena yang terlibat.
&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;TIPS DAN TRIK PENCEGAHAN
&lt;/span&gt;1. Olah raga secara teratur.
2. Berat badan dipertahankan normal
3. Untuk wanita, jangan terlalu sering menggunakan sepatu bertumit tinggi. Karena akan menyebabkan beban kaki menjadi lebih berat.
4. Hindari duduk lama sambil menyilangkan kaki, posisi ini akan menyebabkan aliran darah terhambat.
5. Meninggikan kaki secara teratur untuk membantu pembuluh darah balik/vena agar tidak bekerja terlalu berat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66ffff;"&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;Ada yang ingin berbagi soal varises? &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-4576671801432875101?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/4576671801432875101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=4576671801432875101' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/4576671801432875101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/4576671801432875101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2009/06/varises-healthtoday-juni-2009-varises.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-9211923438104240827</id><published>2009-04-02T07:17:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T07:36:54.862-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;FISTULA ANI &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#ffff33;"&gt;Luka bernanah / borok sulit sembuh disamping anus.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;(GATRA no 14 tahun XV 12-18 Februari 2009)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffccff;"&gt;Fistula ani atau Fistel paraanal adalah saluran yang menyerupai pipa (fistula, latin = pipa). Sering teraba menyerupai pipa/saluran yang mengeras. Saluran ini terbentuk mulai dari dalam anus (anorektal) menembus keluar bokong  (perineum).
Pada fistula ani selalu ditemukan 2 buah muara keluar, sering disebut dengan istilah external opening (daerah perineum) dan internal opening (anorektal). Lebih mudah untuk menemukan external opening dibandingkan internal opening apalagi kalau internal opening nya lebih dari satu (multipel)&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffccff;"&gt;Karakteristik dibandingkan penyakit / gangguan lain yang berada disekitar anus (hemoroid/wasir, abses anal, fissure ani dll) adalah pada fistula ani sering terjadi kekambuhan dan infeksi ulang jika tidak mendapat penanganan yang baik.
Sering dianggap tidak berbahaya. Tidak jarang banyak yang ’menyimpan’ fistula ani sampai bertahun-tahun. Gejala yang tampak ringan seperti bisul atau luka lecet di bokong  membuat fistula ani sering mendapat penanganan yang keliru dan menyebabkan keterlambatan pasien untuk datang konsultasi ke dokter.
Awal keluhan biasanya berupa &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;keluarnya cairan yang tidak biasa dari anus (diluar waktu BAB / buang air besar) cairan bisa berupa nanah atau cairan serupa darah, nyeri pada anus, bengkak pada tepi anus yang berulang, gatal pada anus.
Kadang-kadang di dahului dengan keluhan hemoroid /wasir.
Sering mengalami abses anal (nanah pada anus) sebelumnya.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;External opening pada bokong akan terlihat spt bintik atau bulatan yang memerah, sering disertai rembesan nanah atau darah disekitarnya.
Pasien sering mengira bintik atau bulatan tersebut, bisul atau luka lecet biasa.&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffccff;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffccff;"&gt;PENANGANAN
Prinsipnya adalah pertama dokter akan mencari external dan internal opening. Dengan bantuan ’probe’, dokter bedah menemukan internal opening. Jika perlu dibantu dengan menyuntikkan methylene blue atau melakukan pemeriksaan penunjang fistulografi sebelum dilakukan tindakan operasi.  Kemudian mencari kemungkinan ada tidaknya nya perluasan fistula, terutama pada kasus yang multipel. Kedua melakukan kuretase – membersihkan fistula dari nanah dan material infeksi lainnya jika perlu periksa kultur sensitifitas atas sampel yang diambil. Ketiga disepanjang fistula, dilakukan sayatan sampai fistula terbuka (fistulotomi). Setelah fistulotomi, tepi fistula di ambil (dieksisi) untuk diperiksa jaringan nya ( lab/patologi anatomi) jika diperlukan.

Pada fistula yang sulit, misalnya horseshoe fistula, dimana saluran terbentuk meluas ke dua sisi (mengelilingi), external opening ditemukan pada dua sisi anus. Maka pada tempat dimana fistula bertemu dilakukan fistulotomi dan fistula sisanya diangkat (fistulektomi).
Penanganan yang dilakukan adalah sesedikit mungkin tidak melibatkan otot sfingter (otot yang salah satunya mempertahankan kemampuan untuk menahan, menjepit pada anus). Tentu saja hal ini erat kaitannya dengan seberapa berat fistula yang terjadi dan lemah atau kuatnya otot sfingter penderita.
Tidak jarang penanganan harus dilakukan berulang kali.

Lama terapi, tergantung dari tipe fistula, berat ringan fistula dan cepat atau lambatnya fistula ditemukan. Hal lain adalah tergantung dari ada atau tidaknya penyakit penyerta serta ada tidaknya penyakit anorektal lainnya yang menyertai.

Prinsipnya adalah fistula awal/dini ditemukan, fistula segera mendapat penanganan yang tepat dan harus kontrol rutin pada dokter bedah yang menangani.
Pasien harus mengerti sepenuhnya penyakit yang diderita dan penanganan apa yang dilakukan oleh dokter bedahnya. Karena setelah operasi, perawatan selanjutnya harus dilakukan oleh pasien secara mandiri sampai fistula menutup / menghilang / menyembuh.&lt;/span&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffccff;"&gt;Ada yang ingin berbagi soal fistula ani ?&lt;/p&gt;
 &lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffccff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-9211923438104240827?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/9211923438104240827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=9211923438104240827' title='62 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/9211923438104240827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/9211923438104240827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2009/04/fistula-ani-luka-bernanah-borok-sulit.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>62</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-6944502138114501023</id><published>2008-08-03T06:50:00.000-07:00</published><updated>2009-11-30T20:39:56.699-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxSdxi31QnI/AAAAAAAAACo/CRjglHWIwZ8/s1600/P1000809.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410122526878941810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxSdxi31QnI/AAAAAAAAACo/CRjglHWIwZ8/s320/P1000809.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;WASIR / AMBEIEN / HEMOROID&lt;/strong&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;(selanjutnya dapat dilihat di HealthToday edisi Agustus2008 - &lt;span style="color:#ffff33;"&gt;talk show SONORA 31/3/09&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;/span&gt;Wasir/ambeien nama lainnya adalah hemoroid / piles, yaitu pembengkakan dan peradangan dari pembuluh-pembuluh darah balik / vena pada daerah bawah rektum atau sekeliling anus. Merupakan Penyakit yang paling banyak ditemui diantara penyakit anorektal lainnya.
Jika tidak mendapat penanganan maka hemoroid akan semakin bertambah parah, jarang yang mengalami perbaikan dengan sendirinya karena biasanya kelainan ini melibatkan secara luas pembuluh darah, jaringan lunak dan otot-otot anus .

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Hemoroid terbagi atas 4 derajat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Derajat 1 : Disertai dengan perdarahan pada saat BAB (buang air besar)
Derajat 2 : Derajat 1 yang disertai dengan timbulnya benjolan yang keluar pada saat BAB (buang air besar). Benjolan akan masuk sendiri usai BAB.
Derajat 3 : Derajat 1 disertai dengan benjolan yang tambah membengkak dan membesar. Benjolan dapat masuk kedalam anus dengan didorong oleh jari.
Derajat 4 : Benjolan tambah membesar dan tidak dapat masuk kembali ke dalam anus.


Nama lain wasir = ambeien, hemoroid, piles
Hemoroid berasal dari kata Yunani , haemorrhoides yang berarti darah yang mengalir (haem = blood, rhoos = flowing).
Istilah piles berasal dari kata latin, pila yang berarti pil atau bola.
Jadi memang tepat kedua istilah tersebut, karena selain ada perdarahan, penyakit ini ditandai dengan adanya / keluarnya benjolan .
Di Indonesia disebut wasir, sedangkan ambeien berasal dari kata Belanda ‘ambeijen’ ( diambil dari kata buah arbij).

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Hemoroid juga sering pada wanita hamil biasanya sifatnya temporer / sementara.
Penyebab wasir selalu dihubungkan dengan dua hal yaitu ketidakcukupan diet tinggi serat dalam menu sehari-hari dan kebiasaan mengejan saat BAB.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;

Pada saat BAB, terjadi gesekan dan prolaps dari bantalan anus. Seiring dengan keluarnya kotoran, maka bantalan anus yang menempel secara longgar pada lapisan otot anus akan mengalami rotasi dan kembali kepada posisi semula. Pada hemoroid, bantalan anus tidak mengalami rotasi sempurna sehingga sering terperangkap (terjepit dan terbendung) oleh sfingter anus. Jepitan dan bendungan ini yang mengakibatkan timbulnya benjolan. Hal-hal yang menyebabkan rotasi tidak sempurna dari bantalan anus adalah usia, konstipasi serta proses mengejan lama.
Selain itu hemoroid dapat juga terjadi akibat sumbatan pembuluh darah balik /vena pada bantalan anus akibat dorongan masa kotoran yang keras. Proses mengejan yang lama juga dapat mengakibatkan kenaikan tekanan dalam perut dan berakibat penekanan pada vena-vena otot anus.

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;Diet tinggi serat akan menyebabkan turunnya insiden hemoroid.
Biasakan minum 8 gelas / hari, banyak mengkonsumsi makanan tinggi serat dan selain itu yang tidak kalah penting adalah jangan terlalu lama duduk / jongkok di toilet.
Kebiasaan defekasi / BAB sangat berpengaruh, tidak adanya pengaturan dalam hal waktu dan tempat defekasi serta tidak merasa terobsesi untuk defekasi secara regular misalnya dengan membaca koran/majalah atau rokok, dapat menurunkan insiden hemoroid.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosa hemoroid adalah pemeriksaan colok dubur, selain anamnesa dan pemeriksaan fisik. Melalui pemeriksaan colok dubur teraba pembesaran benjolan di dalam dan disekitar anus. Jika terjadi nyeri hebat dan adanya trombus perianal tidak diperkenankan untuk dilakukan colok dubur.
Selain itu bisa juga dengan anuskopi benjolan dapat terlihat lebih jelas atau proktoskop dapat melihat keseluruhan rektum dengan baik. Pada kasus yang mencurigakan adanya penyakit saluran cerna lainnya, Dokter akan menganjurkan pemeriksaan sigmoidoskopi atau kolonoskopi.

&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dari seluruh tindakan pengobatan hemoroid, pencegahan - non operatif/medikamentosa – operatif, maka yang paling terbaik adalah tindakan pencegahan.
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffff33;"&gt;Yang dapat dilakukan adalah :
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;a) BAB usahakan teratur sehari sekali
b) Usahakan kotoran tidak keras sehingga pada saat BAB tidak perlu mengejan.
Hindari penggunaan pencahar.
c) Jangan terlalu lama duduk di kloset
d) Banyak minum minimal 1.5 – 2 liter air putih / sehari.
e). Hindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi lokal (makanan pedas, alcohol) atau merangsang pencernaan (kopi, teh)
f. Makanan yang seimbang, kaya serat, sayur dan buah-buahan sehingga dapat menghindari konstipasi / sembelit kronis.
g) Olah raga yang teratur seperti senam, berjalan atau berenang. Hindari olah raga seperti berkuda atau bersepeda.
h). Hindari mengangkat beban yang berat&lt;/span&gt;.
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Penanganan hemoroid ditentukan berdasarkan derajat nya.

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Medikamentosa / obat-obatan
Dilakukan pada hemoroid derajat 1 dan 2. meliputi :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;a) warm tub baths / rendam pantat beberapa kali dalam sehari, sekitar 10 menit dengan cairan PK untuk menghilangkan / mengurangi keluhan gatal, nyeri dan perdarahan
b) pemberian obat-obatan seperti :
- pelunak kotoran / stool softener untuk memperbaiki pola BAB.
- suplemen yang mengandung banyak serat untuk memperbaiki pola BAB
- Obat-obatan yang di oleskan / topikal untuk hemoroid yang mengandung anestesi lokal atau steroid dapat juga dipakai atau sediaan supositoria (obat yang dimasukkan kedalam anus) untuk menghilangkan nyeri.
- obat-obatan untuk menghilangkan perdarahan

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Tindakan / Operasi
Dilakukan pada hemoroid derajat tiga dan empat.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Pengobatan secara pembedahan / operatif dapat juga diindikasikan pada kasus hemoroid dimana telah dilakukan pengobatan secara konservatif / non operatif tapi tidak menampakkan keberhasilan bahkan menimbulkan serangkaian gejala a.l rasa terbakar pada anus, gatal, pembengkakan, benjolan bertambah besar, bengkak dan keluar anus serta perdarahan yang semakin berat.

Tindakan pembedahan juga dilakukan pada kasus hemoroid eksterna yang mengalami kegagalan dengan pengobatan non operatif, kegagalan artinya gejala klinis menetap bahkan bertambah parah.

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Bagaimana dengan penggunaan obat-obatan tradisional ?
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Prinsipnya pada pengobatan hemoroid diperlukan obat-obatan yang dapat melunakkan kotoran , memberikan efek relaksasi pada otot dubur sehingga tidak menimbulkan rasa sakit pada saat BAB, memberikan efek pengempesan pembuluh darah balik / vena pada anus sehingga mengurangi spasme selain juga dapat mengurangi nyeri.
Jika kandungan obat tradisional sudah memenuhi kriteria diatas dan tentu saja telah melewati pelbagai uji klinik (bukan hanya sekedar testimonial saja) maka tentu saja obat tersebut dapat aman untuk dikonsumsi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-6944502138114501023?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/6944502138114501023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=6944502138114501023' title='71 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/6944502138114501023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/6944502138114501023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2008/08/wasir-ambeien-hemoroid-selanjutnya.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxSdxi31QnI/AAAAAAAAACo/CRjglHWIwZ8/s72-c/P1000809.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>71</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-8770773276150318754</id><published>2008-08-03T06:38:00.000-07:00</published><updated>2008-12-01T07:26:35.651-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;LAPAROSKOPIK APPENDEKTOMI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;(dikumpulkan dari "talk show radio SONORA 29/7/08)
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Laparoskopik apendektomi adalah operasi pengangkatan usus buntu (apendektomi) yang dilakukan dengan tehnik bedah laparoskopi.

Laparoskopi adalah bagian dari tehnik endoskopi, berasal dari kata lapar yang berarti abdomen dan oskopi yang artinya melihat melalui skope. Laparoskopi memang khusus untuk melihat rongga perut atau rongga di luar usus melalui pencitraan pada monitor video menggunakan teleskop dan sistem endokamera. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Bedah laparoskopi berbeda dengan bedah konvensional karena laparoskopi hanya membutuhkan akses minimal ke tubuh pasien&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Pada bedah konvensional, sayatan di perut bisa sepanjang belasan sentimeter. Sementara, pada bedah laparoskopi, akses yang dibutuhkan hanya 2 milimeter sampai 10 milimeter
Dengan bedah laparoskopi apendektomi, hanya dibutuhkan tiga lubang kecil untuk memasukkan alat. Lantaran akses yang dibutuhkan kecil, tindakan penjahitan tak dibutuhkan lagi. Lubang kecil yang dihasilkan cukup ditutup dengan plester pembalut (band aid) khusus. Setelah luka tersebut kering pun, tak akan ada bekas luka parut memanjang yang kadang menakutkan.
Tehnik operasi ini tanpa melihat dan menyentuh langsung organ yang di operasi. Bedah laparoskopi menggunakan minimal tiga lubang sebagai akses. Lubang pertama dibuat di bawah pusar. Fungsinya untuk memasukkan kamera super mini, yang terhubung ke monitor, ke dalam tubuh. Lewat lubang itu pula, sumber cahaya dimasukkan. Sementara, dua lubang lain diposisikan sebagai jalan masuk peralatan bedah seperti penjepit atau gunting.
Melalui kamera yang dimasukkan ke dalam rongga perut, memungkinkan dokter bedah untuk melihat keadaan dalam perut dengan melalui sayatan yang sekecil-kecilnya.
Pada operasi perut seringkali dokter bedah, memerlukan sayatan yang cukup lebar untuk mendiagnosa penyakit, maka dengan bedah laparoskopik hal tersebut dapat diatasi – dengan sayatan kecil kita dapat melihat seluruh rongga perut.
Sebelum operasi dimulai, perut akan dipompa dengan gas CO2 agar menggembung dan peralatan bedah dapat leluasa bekerja di dalam tubuh. Setelah itu, trocart, pipa berdiameter 2 milimeter sampai 10 milimeter, dimasukkan. Trocart mempunyai katup yang berfungsi menutup rapat perut agar CO2 tak keluar kembali dan perut tetap menggelembung. Melalui lubang trocart itulah, peralatan bedah masuk ke tubuh.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;BANYAK keuntungan yang bisa diperoleh pasien bila menjalani operasi laparoskopi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Salah satunya adalah luka sayatannya kecil. Ini membuat orang tak perlu lagi merasa ketakutan menjalani operasi karena gambaran sayatan yang panjang. Luka sayatan yang kecil juga meminimkan kerusakan jaringan sehingga waktu penyembuhannya relatif lebih cepat dibandingkan tehnik bedah konvensional. Keuntungan lain, rasa sakit paskaoperasi juga lebih ringan. Jangka waktu yang diperlukan untuk mengkonsumsi obat analgetik dan obat antibiotik intra vena lebih singkat. Gangguan pergerakan atau kelumpuhan usus sementara yang biasa menyertai bedah konvensional juga lenyap. Pada bedah laparoskopi, hal tersebut tak berlaku karena tangan dokter tak menyentuh usus. Selain itu teknik laparoskopi juga nyaris tidak meninggalkan bekas operasi. Ini tentu sangat bermanfaat bagi kaum wanita mengingat keindahan tubuh acap menjadi pertimbangan yang utama.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Karena banyak menawarkan kenyamanan untuk pasien juga untuk dokter bedahnya maka tindakan laparoskopik ini sering disebut sebagai tindakan operasi yang amat ”bersahabat” .&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Dokter bedah yang melakukan tehnik ini beserta seluruh tim yang tergabung dalam kamar operasi tentunya harus kompeten. Perlu adaptasi spesifik antara mata dan gerakan tangan, perlu kepekaan karena ”tactile control” hilang.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Karena memerlukan alat-alat yang khusus dan seringkali hanya satu kali pakai, maka biaya untuk pelaksanaan laparoskopik sedikit lebih besar dibandingkan tehnik yang biasa.
Meskipun demikian, biaya yang besar ini sebenarnya akan tertutup oleh berbagai kenyamanan yang ditawarkan oleh tehnik bedah laparoskopik, misalnya lama rawat inap yang singkat, nyeri setelah operasi yang minimal, luka sayatan operasi yang minimal sehingga komplikasi juga jauh lebih minim – selain itu tidak banyak manipulasi usus yang dilakukan, seperti halnya pada tehnik konvensional.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Pada kasus apendisitis / radang usus buntu pada pasien wanita yang juga mengalami keluhan pada organ reproduksi, tindakan laparoskopik amat sangat membantu dalam menegakkan diagnosa.
Pasien gemuk dengan dinding perut yang tebal, operasi akan menjadi lebih mudah jika dilakukan dengan laparoskopik.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pada keadaan yang menyulitkan, maka tindakan bedah laparoskopik dapat di konversi ke tindakan konvensional.
Konversi adalah tindakan mengubah prosedur bedah laparoskopik ke bedah konvensional untuk mencapai hasil operasi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;

Tidak semua kasus pembedahan dapat dilakukan dengan bedah laparoskopi. Misalnya saja pada kasus appendisitis, bedah laparoskopi tidak dapat dilakukan pada kasus peritonitis, atau apendisitis perforata, dimana usus buntu sudah pecah dengan nanah / abses yang sudah tersebar ke seluruh rongga perut.
Pada kasus dimana usus buntu melekat masif pada usus-usus sekitarnya juga agak sulit jika dilakukan bedah laparoskopik.

Secara umum, pada pasien yang sebelumnya telah dilakukan operasi pada perut, tidak diperkenankan untuk dilakukan bedah laparoskopik karena dikhawatirkan telah terjadi perlekatan sehingga akan menimbulkan kesulitan saat alat laparoskopik masuk kedalam rongga perut.
Pada kasus apendisitis / radang usus buntu, pasien wanita yang juga mengalami keluhan pada organ reproduksi, tindakan laparoskopik amat sangat membantu dalam menegakkan diagnosa.
Pasien gemuk dengan dinding perut yang tebal, operasi akan menjadi lebih mudah jika dilakukan dengan laparoskopik.

Saat ini tehnik bedah laparoskopi banyak menawarkan kenyamanan pada para pasien dan akan menjadi tehnik pembedahan baru yang menandakan semakin meningkatnya ilmu kedokteran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-8770773276150318754?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/8770773276150318754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=8770773276150318754' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/8770773276150318754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/8770773276150318754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2008/08/laparoskopik-appendektomi-dikumpulkan.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-4541285395298838193</id><published>2008-01-12T00:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T07:28:21.338-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;INFEKSI LUKA OPERASI / ILO / WOUND INFECTION&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Infeksi luka operasi dapat terjadi tergantung banyak hal misalnya&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt; 1) jenis operasi yang dikerjakan.&lt;/span&gt; Pada operasi dengan jenis ‘contaminated’ / yang tercemar – terkontaminasi tentu saja resiko infeksi nya jauh lebih besar dibandingkan jenis operasi ‘bersih’. Contoh, operasi usus buntu dengan kondisi usus buntu yang sudah bernanah, sudah pecah tentu resiko infeksi yang terjadi jauh lebih besar dibandingkan operasi usus buntu dalam kondisi usus buntu yang masih baik &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;2)&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt; Lokasi target organ yang dioperasi&lt;/span&gt;. Operasi yang target organnya berada di rongga perut kemungkinan terjadinya infeksi lebih besar dengan operasi yang dilakukan di luar rongga perut. Operasi pada daerah anus juga berbeda dengan operasi pada daerah tubuh yang lain. &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;3) Tehnik operasi yang dilakukan.&lt;/span&gt; Pada tehnik operasi yang menghasilkan paparan luas, seperti sayatan tengah rongga perut (sayatan median pada jenis operasi laparatomi eksplorasi) tentu resiko infeksi yang terjadi jauh lebih berat dibandingkan sayatan pada pinggir kanan bawah perut (mis pada kasus hernia / usus buntu). Tehnik operasi dengan laparoskopi akan memberikan resiko infeksi yang kecil karena tidak melibatkan banyak otot-otot dan bagian tubuh lain yang harus ‘dirusak’. &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;4) Adanya penyakit lain yang menyertai.&lt;/span&gt; Pasien dengan operasi usus , jika ia juga memiliki penyakit lain seperti TBC, DM / kencing manis, malnutrisi dll maka penyakit-penyakit tersebut tentu saja amat sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh sehingga akan mengganggu proses penyembuhan luka operasi. Selain itu, jika ditemukan lebih dari satu penyakit yang harus dilakukan operasi pada saat bersamaan, misalnya selain menjalani operasi angkat batu empedu / kolesistektomi pasien juga menjalani operasi angkat usus buntu yang meradang / apendisitis, maka komplikasi operasi (termasuk infeksi) yang terjadi dapat lebih besar&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt; 5) Keadaan pasien secara umum&lt;/span&gt;. Inilah pentingnya pemeriksaan lab dan ronsen sebelum operasi dilakukan. Meskipun demikian pada operasi-operasi yang bersifat emergensi, jika keadaan umum pasien kurang baik (misalnya Hb rendah, demam, nilai-nilai tertentu dari lab yang menurun dari normal), maka operasi tetap dilakukan sambil tetap mengkoreksi keadaan umum yang kurang baik tadi. &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;) Kompetensi / kemampuan Dokter Bedah yang melakukan operasi.&lt;/span&gt; Jika memang kasusnya harus dilakukan operasi, pilihlah Dokter Bedah yang telah memiliki kompetensi. Beberapa kasus di daerah, ada seorang dokter umum kedapatan sering melakukan tindakan sesar / membantu persalinan lewat operasi. Meskipun akses sayatan yang dilakukan adalah benar, tentu saja seharusnya hal tersebut tidak dibenarkan, karena masalah kompetensi tetap harus dipertimbangkan. Begitu juga pada kasus yang teramat sub spesialistis, selayaknya seorang ahli Bedah Umum dapat merujuk pasiennya ke Dokter yang lebih ahli seperti Bedah digestif, Bedah Urologi dsb. &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;7)&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt; Perilaku Pasien&lt;/span&gt;, misalnya setelah menjalani operasi wajib KONTROL ke pada dokter Bedahnya. Sewaktu kontrol pasien menerima sejumlah hak, hak untuk dilihat perkembangan luka operasinya, hak mendapat penjelasan mengenai apa saja yang dilakukan untuk membantu memulihkan kesehatannya post operasi, hak mendapat keterangan-keterangan lain berkaitan dengan operasi yang dijalani. Pasien yang “malas “ kontrol karena merasa luka operasi nya sudah sembuh, biasanya akan mengalami komplikasi operasi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan pasien-pasien yang setia mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Dokternya. Pasien yang “setia” ‘pada hanya dengan ‘ dokter Bedahnya yang mengoperasi, biasanya akan mengalami komplikasi operasi jauh lebih sedikit dibandingkan pasien lain yang (misalnya) jika mengalami keraguan pada terapi obat yang diberikan, bukan bertanya langsung pada dokter ybs tapi malah mengikuti saran kerabat, teman yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga jalinlah “persahabatan” yang baik dengan Dokter Bedah yang mengoperasi. Jangan sampai mempunyai rasa sungkan, rasa “tidak enak” jika harus bertanya kepada dokter nya untuk sesuatu yang tidak dan ingin diketahui.
&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Ada yang punya pengalaman mendapatkan infeksi pada luka operasi ? atau mendapatkan komplikasi lain setelah pembedahan ? Bisa dan sangat boleh sama-sama berbagi disini.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-4541285395298838193?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/4541285395298838193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=4541285395298838193' title='56 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/4541285395298838193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/4541285395298838193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2008/01/infeksi-luka-operasi-ilo-wound.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>56</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-6027828014813873216</id><published>2008-01-12T00:41:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T00:49:07.305-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;USUS MALAS / USUS PARALITIK / KEMBUNG TERUS MENERUS
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Setelah menjalani operasi besar pada rongga perut misalnya operasi laparatomi eksplorasi (operasi dengan sayatan tengah perut ) kadang-kadang disertai dengan komplikasi terjadinya usus yang malas bekerja. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcccc;"&gt;Usus malas ditandai dengan adanya kembung, belum flatus / buang angin, mual dan muntah dan belum bisa BAB (buang air besar) untuk waktu yang relatif lama&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Pada keadaan ini dokter akan memasang selang lewat hidung untuk membantu dekompresi / pengosongan isi usus . Pasien diharuskan puasa sehingga kebutuhan nutrisi didapat dari cairan infus. Pada keadaan yang sudah jauh lebih baik, pasien dapat diperbolehkan minum sedikit-sedikit atau hanya basah-basah bibir atau isap-isap permen. Sambil dievaluasi dengan melihat hasil produksi pada selang hidung, pasien dapat mulai melakukan mobilisasi bertahap, mika miki (miring kanan miring kiri), duduk bersandar, duduk tanpa bersandar, berdiri dan jalan. Jika dilakukan foto ronsen abdomen 3 posisi, kadang-kadang tampak seperti ada sesuatu yang menyumbat usus, dimana udara tidak mencapai daerah bawah. Meskipun demikian jika dokter tidak menemukan gambaran atau gerakan usus yang khas terlihat pada kasus dimana terjadi sumbatan yang memerlukan operasi segera, maka pengobatan pada pasien tersebut selain obat-obatan inti adalah puasa, puasa dan puasa. Foto ronsen abdomen 3 posisi biasanya akan diulang lagi untuk evaluasi.
Pada pasien atau keluarga pasien yang kurang mengerti tentang penyakit yang ia derita, seringkali merasa khawatir, cemas karena harus tinggal lama di RS tanpa diperbolehkan makan dan minum disertai dengan kembung plus tanpa BAB dalam waktu lama.
Pada kasus ini dibutuhkan kesabaran, ketaatan pasien untuk menerima instruksi dari perawat dan Dokter. Keluarga tentu saja memberikan semangat.&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt; Saran pada pasien dan keluarga pasien yang mengalami usus malas / usus paralitik setelah operasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; 1) Pada saat dilakukan pemasangan NGT / selang melalui hidung, sering menimbulkan rasa tidak nyaman, dihadapi saja – tabah. 2 ) Sering harus dilakukan pemasangan kateter uretra (selang untuk BAK – buang air kecil) untuk menilai kecukupan cairan yang dimasukkan tubuh, alat ini juga sering menimbulkan rasa tidak nyaman. 3) Setiap hari harus mendisiplinkan diri untuk melakukan mobilisasi, mobilisasi jangan menunggu kalau perawat atau dokter datang. Tiap 8 jam belajar untuk miring kanan, jika belum sempurna miring / full miring maka punggung bisa diganjal dengan guling terlebih dahulu, kemudian 8 jam lagi miring kiri demikian seterusnya. Jika rasa sakit pada luka operasi sudah tak tertahan, mintakan obat penghilang rasa sakit pada perawat. Rasa sakit pada bekas luka operasi jangan menghalangi untuk melakukan mobilisasi. Hal ini lakukan terus menerus, tiap hari harus ada semangat untuk melakukan mobilisasi, tetapkan target untuk bisa duduk, berdiri dan jalan. Yang penting jangan lupa untuk terus semangat ! 4) Tetap bersabar jika melihat segelas teh manis hangat yang tersaji untuk keluarga yang menunggu, jangan tergoda untuk diminum begitu pula kalau melihat makanan atau buah di depan mata yang dibawa oleh pengunjung yang besuk.
Jika tiba saatnya maka usus akan dapat bekerja lagi. Berikan dukungan moril pada pasien, agar dapat melewati keluhan tersebut dengan ikhlas.
&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Ada yang ingin berbagi soal pengalaman mengalami “usus malas” sehingga harus berhari-hari bahkan berminggu-minggu istirahat di RS ?
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-6027828014813873216?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/6027828014813873216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=6027828014813873216' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/6027828014813873216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/6027828014813873216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2008/01/usus-malas-usus-paralitik-kembung-terus.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-4753846663268837866</id><published>2007-08-22T15:27:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T22:51:52.677-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/Rsy7qXK9ewI/AAAAAAAAAAk/Sf0V8ENKSXU/s1600-h/lipoma3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5101658814352816898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/Rsy7qXK9ewI/AAAAAAAAAAk/Sf0V8ENKSXU/s320/lipoma3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;LIPOMA - BENJOLAN LEMAK
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Umum dijumpai, termasuk tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak. Benjolan lunak, berwarna kuning terang dan disekelilingi oleh kapsul yang tipis. Umumnya dapat digerakkan dari dasar dan tidak disertai nyeri. (nyeri timbul jika lipoma di tekan dan di pijat). Pertumbuhannya lambat dan tidak pernah mengalami perubahan menjadi ganas (meskipun type tumor ganas liposarkoma juga berasal dari jaringan lemak). Kebanyakan berukuran kecil meskipun dapat membesar dengan diameter lebih dari 6 cm.
Ada beberapa macam lipoma yang dijumpai, seperti tipe Subkutaneus superfisial. ,Deep intramuscular, Spindle cell lipoma, Angiolipoma benign lipoblastoma, Lumbosacral lipoma, Diffuse lipomatosis, Lipoma of tendon sheath, nerves, synovium, periosteum, lumbosacral area atau tempat lain yang letaknya lebih dalam / deeper seperti pada jantung, otak dan paru-paru.
Lipoma timbul tidak selalu karena faktor keturunan, meskipun bisa tampak seperti multipel lipomatosis herediter. Beberapa dokter percaya bahwa timbulnya lipoma biasanya dipicu dengan trauma kecil pada daerah ybs (minor injury). Tidak ada korelasi antara pertumbuhan lipoma dengan kelebihan BB (over weight)
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Biasanya tidak memerlukan pengobatan, kecuali jika menimbulkan rasa nyeri, mengganggu pergerakan dan secara kosmetik memberikan rasa tidak nyaman.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Jika kapsul tidak secara keseluruhan terangkat, Kadang-kadang setelah pembedahan lipoma dapat timbul kembali (angka kekambuhan kurang dari 5 %). Lipoma dapat diambil dengan cara pembedahan (eksisi), atau liposuction.
Liposuction biasanya diperuntukkan untuk lipoma ukuran besar. Menghasilkan bekas sayatan luka operasi yang minimal / sangat kecil tapi tidak dapat mengangkat keseluruhan kapsul lipoma sehingga dapat menyebabkan kekambuhan (lipoma tumbuh kembali).

&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;strong&gt;SETELAH OPERASI&lt;/strong&gt;
&lt;/span&gt;1. Rasa nyeri akan timbul untuk beberapa hari. Tergantung banyak hal misalnya lokasi lipoma, ukuran lipoma, keadaan umum pasien secara keseluruhan.
2. Luka tidak boleh kena air minimal 7 hari (bisa lebih lama tergantung proses operasi yang dilakukan – Dokter akan menjelaskan)
3. Pada lipoma yang cukup besar dan letaknya dalam diperlukan pemasangan drain / selang pada luka operasi untuk mengalirkan sisa-sisa bekuan darah post op. Drain/selang akan dicabut oleh dokter.
4. Pencegahan agar tidak terjadi infeksi luka operasi, jaga agar kondisi luka tetap kering. Minum obat yang diberikan Dokter teratur, kontrol luka untuk ganti verband ke poli Bedah.
5. Daerah yang di lakukan operasi tetap mobilisasi / melakukan aktifitas seperti biasa, jika terjadi pengecualian dari hal-hal diatas Dokter akan menjelaskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#ffff66;"&gt;&lt;strong&gt;Ada yang ingin berbagi soal Lipoma ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-4753846663268837866?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/4753846663268837866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=4753846663268837866' title='123 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/4753846663268837866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/4753846663268837866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2007/08/lipoma-benjolan-lemak-umum-dijumpai.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/Rsy7qXK9ewI/AAAAAAAAAAk/Sf0V8ENKSXU/s72-c/lipoma3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>123</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-962453386696549528</id><published>2007-05-03T05:02:00.000-07:00</published><updated>2007-10-16T20:01:34.415-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;JIKA HARUS MENJADI PASIEN BEDAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
1.&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt; Pilih Dokter Spesialis Bedah yang mantap di hati.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Mantap di hati maksudnya baru melihat dokter Bedahnya, kita langsung 'sreg' - percaya - yakin bahwa saya datang pada Dokter yang tepat.&lt;/span&gt;
&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Untuk mencari dokter yang seperti ini, banyak tanya kepada rekan-rekan - tetangga - saudara yang kebetulan pernah menjadi pasien bedah. Pasti mereka akan merekomendasi coba ke dokter ini saja atau ke dokter itu saja dll. Banyak cari informasi melalui milist (mailing list), pasti banyak rekan senasib yang pernah jadi pasien bedah, cari informasi juga melalui majalah kesehatan popular yang sering menampilkan banyak nama dokter Bedah beserta keahliannya dan 'sepak terjang'nya. Dokter yang mantap di hati, komunikasi nya harus jelas, 'nyambung' jangan sampai ada miskomunikasi. Usahakan bertemu dengan dokter Bedah yang mau menjelaskan sedetail-detailnya segala kegundahan dan ganjalan yang kita rasakan. Mulai dari diagnosa penyakit, komplikasi, efek samping, keberhasilan terapi dll.&lt;/span&gt;
2.&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt; Memilih RS yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Dengan memilih RS yang "cocok"artinya RS yang dapat menuntaskan permasalahan kesehatan yang menimpa pasiennya, maka dokter Bedah yang bekerja didalamnya minimal juga akan cocok di hati pula. Jika RS tsb "diduga" a) jumlah pasien yang datang setiap harinya sedikit - RS nya sepi seperti kuburan hanya 1-2 pasien lalu lalang harus dicurigai !! b) Jika dokter spesialis untuk 5 penyakit besar hanya tertulis "dengan perjanjian" di daftar nama dokter - inipun harus dipertanyakan c) RS yang dalam perjalanan panjang baru menjadi RS juga harus di waspadai karena belum tentu sekarang ini ia betul-betul mantap menangani banyak kasus selayaknya RS, kecuali jika RS tersebut, fisik bangunan nya total di rubah dengan perubahan susunan orang-orang yang bekerja di dalamnya d) RS pendidikan, harus sabar antri dan tabah jika diperiksa bukan oleh dokter yang dimaksud (karena tidak jarang kunjungan ke ruang periksa diwakilkan pada dokter yang lain) ; dan harus tabah jika sering di visit / dikunjungi oleh banyak dokter yang berganti-ganti ; kebaikannya di RS pendidikan, lengkap berkumpul dokter-dokter yang ahli di bidangnya masing-masing dan tentu saja dengan pengalaman yang luar biasa menangani banyak kasus. e) RS dengan ISO bisa menjadi pilihan untuk menenangkan hati karena biasanya semua sistim yang berada didalamnya amat sangat menenangkan.&lt;/span&gt;
3&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;. Ingatlah bahwa Setiap tindakan Bedah adalah berarti membuat luka baru pada tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Jadi tindakan pembedahan (apapun) pasti dapat melahirkan komplikasi-komplikasi. Hal-hal inilah yang harus digali lebih banyak dari Dokter bedahnya, bagaimana kemungkinan komplikasi yang terjadi dan cara mengatasinya.&lt;/span&gt;
4. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Harus banyak tanya tentang penyakit nya dan perkembangan terapi.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
5. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Harus patuh terhadap ketentuan yang diberikan oleh perawat di ruangan (jika harus rawat inap)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Ada yang pernah menjadi pasien Bedah ? mungkin ada yang mau ditambahkan ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-962453386696549528?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/962453386696549528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=962453386696549528' title='21 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/962453386696549528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/962453386696549528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2007/05/jika-harus-menjadi-pasien-bedah-1.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-116507620938165834</id><published>2006-12-02T08:14:00.000-08:00</published><updated>2006-12-02T08:16:49.673-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;KANKER PROSTAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;

Nomor dua tersering setelah karsinoma buli. Gejala bervariasi biasanya muncul setelah usia 50 tahun. Ditemukan pada saat prostatektomi jadi merupakan karsinoma insidentil. Skrining dengan menggunakan pemeriksaan colok dubur, USG dan PSA.
Penyebaran karsinoma prostat ditandai dengan klinis nyeri pada tulang, fraktur patologis atau hematuria (kencing warna merah)
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Penatalaksanaan tergantung stadium&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Pada low stage (stadium T1 dan T2) dilakukan prostatektomi radikal atau radiasi kadang diberikan juga androgen ablation pre surgical dan pre radiasi. Pada stadium lanjut (T3, T4) dilakukan radiasi ditambah dengan orkiektomi.
Ada yang ingin berbagi soal kanker prostat ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-116507620938165834?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/116507620938165834/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=116507620938165834' title='24 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/116507620938165834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/116507620938165834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/12/kanker-prostat-nomor-dua-tersering.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-115992999125860409</id><published>2006-10-03T19:39:00.000-07:00</published><updated>2006-10-03T19:46:31.653-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bedah Laparoskopi - Minimal Invasif
Dengan Bedah laparoskopi, lebar sayatan pada dinding perut dapat diminimalkan, sehingga kerusakan otot perut juga dapat dikurangi. Akibatnya penderita dapat menjalani rawat inap yang lebih singkat dan nyeri yang dirasakan juga amat sangat minimal.
Dengan laparoskopi, selain objek organ yang hendak dioperasi kita dapat juga melihat keadaan organ lain lewat beberapa sayatan yang sangat amat kecil (1/2 cm).  Amat sangat berguna bagi mereka yang gemuk, kasus TB atau dalam keadaan malnutrisi dimana proses penyembuhan lukanya sulit, anak-anak atau orang dewasa dengan banyak kelainan dalam rongga perutnya yang pada saat operasi perlu di "lihat" juga.
Ada yang punya pengalaman dengan tehnik laparoskopi ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-115992999125860409?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/115992999125860409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=115992999125860409' title='35 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/115992999125860409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/115992999125860409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/10/bedah-laparoskopi-minimal-invasif.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114613870147003983</id><published>2006-04-27T04:35:00.000-07:00</published><updated>2006-04-27T04:51:41.706-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Setiap tumor (benjolan abnormal) harus di operasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Operasi dilakukan dengan mengangkat seluruh tumor atau  sebagian tumor untuk kemudian diperiksa ke lab patologi anatomi untuk mengetahui jelas jenis tumor yang ada. Apakah jinak atau ganas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika setelah operasi hasilnya jinak, terapi selesai.  Jika hasilnya ganas, tergantung stadiumnya. Pengobatan dapat operabel atau non operabel. Non operabel dilakukan dengan pemberian obat sitostatika, radioterapi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Jadi semua tumor, tindakannya adalah operasi untuk menentukan jenis tumor&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada cuplikan email (pasti ada gunanya buat dibaca-baca). &lt;/div&gt;From: &lt;a title="websiteskuz@yahoo.com" href="mailto:websiteskuz@yahoo.com"&gt;Eddie yonk&lt;/a&gt; To: &lt;a title="lakshminawasasi@centrin.net.id" href="mailto:lakshminawasasi@centrin.net.id"&gt;lakshminawasasi@centrin.net.id&lt;/a&gt;
Sent: Wednesday, April 26, 2006 9:52 AM
Subject: &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;tanya tentang benjolan di paha kanan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Salam, Saya lagi browsing internet utk mencari informasi tentang benjolan, kebetulan masuk ke blognya dokter, tapi karena harus daftar blog dulu, jadi agak susah, makanya saya ke email Anda saja ya :) ( semoga masih aktif emailnya )
&lt;div align="justify"&gt;Gini loh, di paha kanan saya ( 10 cm-an dari kelamin ) ada sebuah benjolan, dulu sih kecil tapi belakangan kok makin besar, sudah sekitar 8 tahunan, saya biarin aza, karena tidak begitu mengganggu kesehatan saya, kecuali belakangan ini kalo pagi hari sering sakit perut. Umur saya 32 tahun , laki-laki dan suka fitnes 3 kali seminggu, tidak berat dalam takaran sedang sajaaktivitas fisiknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang ingin saya tanyakan :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;01. Apakah benjolan di paha kanan saya yg sebesar telur puyuh itu hernia ato tumor ?
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : Jawaban yang tepat setelah saya lihat sendiri Pak Eddie benjolannya, lokasi tepatnya dimana .
Jika dulunya benjolan bisa keluar masuk (kalau berdiri benjolan keluar, waktu berbaring benjolan menghilang/masuk)
bisa jadi itu adalah hernia.
Tapi jika dari dulunya ga pernah keluar masuk, benjolan tersebut adalah tumor.
Setiap tumor dimanapun, harus di operasi (eksisi/insisi biopsi) untuk menentukan jenis tumor itu sendiri.
Penanganan selanjutnya tergantung dari jenis tumor yang ditemukan
&lt;/span&gt;02. kalo operasi , berapa biayanya ?
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : Kalau soal biaya, lebih baik Pak Eddie tanya ke RS yang bersangkutan. Biasanya beda-beda antara RS swasta dan pemerintah.
&lt;/span&gt;03. Yang dioperasi itu di paha ato di perut sih dokter ?
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : Selintas melihat ceritanya Pak Eddie, besar kemungkinan operasinya hanya di paha tidak sampai ke perut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;04. Operasinya butuh berapa lama ? Bahaya kayak ya ?Takut terjadi komplikasi setelah operasi.
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : kalau memang benar tumor yang harus di eksisi/insisi biopsi atau benjolan
itu hernia operasi tidak sampai 1 jam.
Setiap operasi apapun selalu mempunyai komplikasi ... dokter akan menjelaskan komplikasi sebelum menjalankan operasi.
Jika benjolan tersebut memang sudah indikasi untuk operasi, justru sangat berbahaya jika tidak dilakukan operasi.
&lt;/span&gt;
Thanks.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;RgdsEddiePontianak &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114613870147003983?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114613870147003983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114613870147003983' title='35 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114613870147003983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114613870147003983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/04/setiap-tumor-benjolan-abnormal-harus.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114499880306997869</id><published>2006-04-14T00:09:00.000-07:00</published><updated>2006-04-18T07:39:55.470-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;SEPUTAR CERITA TENTANG PAYUDARA

&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Beberapa kelainan pada payudara yang WAJIB diperiksakan lebih lanjut ke Dokter
&lt;/span&gt;1. Benjolan pada payudara
Berupa benjolan nodul, asimetris atau simetris, abses /peradangan yang dengan antibiotik tidak menyembuh serta benjolan berupa kista
2. Nyeri pada Payudara
3. Keluarnya cairan tidak normal / abnormal pada puting payudara
4. Retraksi atau distorsi puting (puting masuk kedalam), eksim pada puting.
&lt;div align="justify"&gt;5. Perubahan warna dan kontur kulit payudara &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;ABSES / NANAH PADA PAYUDARA
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Merupakan komplikasi akibat peradangan payudara / mastitis yang sering timbul pada minggu ke dua post partum (setelah melahirkan), karena adanya pembengkakan payudara akibat tidak menyusui dan lecet pada puting susu.

Pada lokasi payudara yang terkena akan tampak membengkak, kemerahan, nyeri dan teraba masa yang fluktuatif / ‘empuk’
Kadang-kadang keluar cairan nanah melalui puting susu.
Bakteri terbanyak penyebab nanah pada payudara adalah stafilokokus aureus dan spesies streptokokus.

Terapi : &lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Evakuasi abses dengan cara dilakukan operasi (insisi abses) dalam anestesi umum.
&lt;/span&gt;Setelah diinsisi, diberikan drain untuk mengalirkan sisa abses yang ‘mungkin’ masih tertinggal dalam payudara.
Abses / nanah kemudian diperiksa untuk kultur resistensi dan pemeriksaan PA.
Jika abses diperkirakan masih banyak tertinggal dalam payudara, selain dipasang drain juga dilakukan bebat payudara dengan &lt;em&gt;elastic bandage&lt;/em&gt;.
Setelah 24 jam tindakan, pasien kontrol kembali untuk mengganti kassa.
Pasien diberikan obat antibiotika dan obat penghilang rasa sakit.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;TUMOR PAYUDARA
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;adalah benjolan abnormal yang terdapat pada payudara. Tumor terbagi atas tumor jinak dan tumor ganas. Tumor ganas payudara disebut sebagai kanker payudara

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Untuk mendeteksi DINI adanya kanker payudara maka :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Teratur melakukan SADARI (perikSA payudaRA sendiRI) setiap bulan sekali.
Dilakukan beberapa hari setelah menstruasi selesai. Disaat payudara tidak dalam keadaan membengkak dan tegang seperti pada waktu mens.
Jangan panik jika menemukan benjolan pada payudara. Segera periksa lebih lanjut ke dokter.
Delapan dari 10 kasus benjolan pada tumor adalah tumor jinak.
Usia lebih dari 40 tahun ditambah dengan secara teratur melakukan mamografi

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;Tehnik SADARI
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/sadari1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/sadari1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Langkah PERTAMA&lt;/span&gt;
Berdiri didepan cermin, dada dibusungkan dan tangan diletakkan di pinggang.
Perhatikan UKURAN, BENTUK dan WARNA payudara, serta puting.
Wajib memeriksakan ke dokter, jika ada kulit payudara pada satu tempat ‘masuk’ kedalam, berkerut, kemerahan , terdapat luka yang sulit menyembuh atau membengkak. Puting susu retraksi/masuk kedalam atau letak abnormal.

&lt;/div&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/sadari2.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/sadari2.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/sadari2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Langkah KEDUA&lt;/span&gt;
Kemudian angkat tangan, perhatikan payudara seperti pada langkah pertama diatas.
Kemudian tekan / pencet puting susu. Jika ada cairan abnormal yang keluar, maka segeralah periksakan diri ke dokter.
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/sadari3.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/sadari3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Langkah KETIGA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbaring dengan tangan (pada sisi yang sama dengan payudara yang akan diperiksa) , diletakkan dibawah kepala. Tangan kiri dipakai untuk memeriksa payudara kanan begitu sebaliknya.
Raba seluruh payudara (seperti pada gambar) mulai dari atas kebawah, sisi kiri ke sisi dalam, dari lekukan ketiak sampai kearah payudara. Bisa juga mulai dari puting, dengan arah melingkar terus sampai ke sisi luar lingkaran payudara.
Pastikan seluruh payudara terdeteksi, raba dengan kekuatan yang ringan, halus tapi mencapai seluruh kedalaman payudara (bisa merasakan tulang iga dibelakang payudara)

&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/sadari4.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/sadari4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Langkah KEEMPAT&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Langkah terakhir, lakukan dengan berdiri atau duduk. Lakukan perabaan seperti pada langkah ke tiga.
Beberapa wanita sering melakukan pada waktu mandi, karena lebih mudah melakukan perabaan payudara dalam keadaan kulit payudara basah.
Secara berkala memeriksakan diri ke dokter, terutama jika mempunyai FAKTOR RESIKO terkena kanker payudara.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;FAKTOR RESIKO KANKER PAYUDARA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, hubungannya dengan

1. Usia Penderita ( lebih dari 30 tahun )
2. Usia melahirkan anak pertama
3. Tidak / belum menikah
4. Tidak memiliki anak
5. Riwayat menyusui
6. Riwayat menstruasi (mencakup usia menstruasi pertama kali, keteraturan siklus menstruasi, dan menopause usia berapa)
7. Riwayat pemakaian obat hormonal
8. Riwayat keluarga sehubungan dengan kanker payudara atau kanker lain
9. Riwayat pernah operasi tumor payudara atau tumor kandungan
10. Riwayat pernah mendapat pengobatan radiasi di dinding dada

Pemeriksaan Histopatologik atau PATOLOGI ANATOMI (PA)
Adalah pemeriksaan gold standard untuk menentukan jenis tumor payudara. Setiap tumor pada payudara harus di ambil / BIOPSI dengan jalan operasi, kemudian diperiksakan ke bagian PA.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Setelah melakukan operasi / eksisi-insisi biopsy Tumor Payudara
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;1.Elastic Bandage dipakai sampai 24 jam setelah operasi, bisa dibuka atas rekomendasi dari dokter yang mengoperasi.
2.Obat-obatan oral/yang diminum harus dihabiskan dan luka di rawat terbuka
3.Hasil lembaran PA (pemeriksaan jaringan tumor) HARUS DISIMPAN, jangan sampai hilang (kalau perlu di foto kopi), untuk arsip. Sangat berguna untuk tindakan pengobatan selanjutnya.

Jika hasilnya TUMOR JINAK maka :
Setiap bulan sekali melakukan SADARI
Setiap enam bulan sekali kontrol kembali pada dokter yang melakukan operasi

Jika hasilnya TUMOR GANAS maka :
Ikuti petunjuk dokter, tindakan terapi selanjutnya yang sesuai dengan stadium tumor yang bersangkutan.
Apakah harus di operasi (mastektomi simple atau mastektomo radikal) dan kemudian dilanjutkan dengan pengobatan sitostatika dan radiasi ATAU tanpa dioperasi tapi dengan pengobatan hormonal dan sitostatika (mengingat stadium kanker yang sudah berat). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada yang ingin berbagi soal Tumor Payudara ?
&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114499880306997869?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114499880306997869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114499880306997869' title='155 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114499880306997869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114499880306997869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/04/seputar-cerita-tentang-payudara.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>155</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114486367554992601</id><published>2006-04-12T10:32:00.000-07:00</published><updated>2006-04-17T00:28:22.440-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;PARONYCHIA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Sering disebut juga cantengan ...
Ada cuplikan obrolan email soal cantengan ....

From: &lt;a title="alida@datascrip.co.id" href="mailto:alida@datascrip.co.id"&gt;Alida Susanti&lt;/a&gt; To: &lt;a title="lakshminawasasi@centrin.net.id" href="mailto:lakshminawasasi@centrin.net.id"&gt;Lakshmi Nawasasi&lt;/a&gt;
Sent: Tuesday, April 11, 2006 11:24 AM
Subject: dear dokter bedah, plz advicenya...thnx

(dok, koq blognya ga bisa post comment ya? jd japri aja ya dok)
bgini...pas lg cuti lahiran, saking sibuknya ga perhatiin nih ama jempol kaki hehehe kata org2 sih cantengan...slama ini ga pernah dok cantengan...biasanya kuku rajin saya potong,mungkin terakhir kali potong kuku jempolnya ga teratur ya jdnya ada kuku yg ga rata di potong trus pas numbuh makin lama makin keluar jalurnya alias nusuk ke daging, akhirnya jd bengkak dan bernanah.kesenggol dikit aaw sakiit bgt...saya termasuk org yg paling ga bisa nahan sakit yg 'hebat'...takut/ngeri deh.apalagi pas lahiran di induksi ga mules2 pas tambah dosis jd mules ruaaarrr biasa...ga nahan deh tersiksanya...trauma bgt dok,waduh jd ngelantur.gini,balik lg ke cerita saya ttg 'cantengan'...deket rmh saya ada dokter umum, krn ga bs ninggalin rmh lama2 jd akhirnya ke dokter di komplek aja...blio biasa nangani mshl sunat2an jg...pdhl tempat prakteknya biasa aja loh dok dan krg nyaman...koq bisa ya dok bedah-membedah dgn ruangan praktek yg tdk pas lah utk membedah anak di sunat.naah...akhirnya pas konsultasi,jempol saya hrs di bedah sedikit lah dikeluarin kuku yg keluar jalur dan udah nancep ke dagingnya.kunjungan ke 2 barulah saya bersedia utk di korek2 hehehee...bius sedikit katanya...trus tanpa assisten loh hebat ya dok...dikeluarin deh tuh kuku yg nyempil dan udah menusuk daging yg paling ujung itu loh,sambil berdarah2,emang sih rada meragukan ke-steril-an ruangan prakteknya wlpn msh layak....tp utk membedah? koq gmn gitu...maksudnya peralatan sterilnya itu looh...yaah saya ga ada pilihan lg en bingung hrs ke dokter mana.trus...dibungkus deh jempol kaki saya, kata blio 'dijamin deh ga bakalan cantengan lagi..'woooww makasih ya dok...pulangnya dpt resep AB dan bbrapa obat penghilang rasa sakit.naah,bbrapa bln kemudian...koq jempol saya cantengan lagi ya (tp saya ga menyalahkan dokternya looh)...memang saya aja yg motong kukunya ga rapi jd tuh kuku numbuh keluar lg dr jalurnya ato saya tll rajin memotong kuku ampe ujung2nya yg nyempil itu looh...sampe skr sih hanya saya tetesin dgn ASI memang takjub saya,cantengan ttp msh ada tp mengurangi rasa sakit dan mengurangi bengkaknya, jd tdk separah waktu pertama kali,pdhl klo disenggol sakit jg...tiap hr saya tetesin ASI jd minimal saya msh bisa beraktifitas tp tdk bs memakai sepatu yg ada 'hak'nya,klopun pake ga lama2...yg mau saya tanyakan :&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;1.jika saya nanti ke dokter lagi trus dibedah kcl,apakah saya hrs mengkonsumsi AB?
&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;lakshmi &lt;/span&gt;: saya menjawab sesuai pengalaman di lapangan aja ya :) Untuk kasus ini (paronychia = cantengan) biasanya saya berikan AB yang topikal / salep di lukanya. AB minum ... bisa dikasih bisa tidak tergantung cantengannya. Kalo cantengannya banyak nanahnya atau cantengannya dengan disertai ada granuloma yang dieksisi ... harus saya kasih AB.
Amoksisilin aja cukup (BUSUI atau BUMIL kan ga papa minum amoksisilin)
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;2. klo stlh bedah kcl itu, wajarlah klo memang di resepkan AB tp koq kunjungan kontrol ke 2 di resepkan lagi,apa perlu diminum dok?
&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;lakshmi &lt;/span&gt;: Bedah kecil cantengan maksudnya ?
Ya itu tadi tergantung cantengannya ... kalo nanahnya buanyaaak ya perlu AB minum. Tapi kalo ga ada nanahnya tanpa AB minum, cuma dikasih AB salep aja ...
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;3.sejauh mana ya pengaruhnya meminum AB sampe 2minggu,jika saya masih menyusui?
&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : Ada AB tertentu yang memang di rekomendasikan untuk diminum oleh bumil dan busui (jika memang diperlukan). Untuk operasi kecil, saya jarang memberikan AB (apalagi sampai 2 minggu) kecuali kalau lukanya kotor.
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;4.tiap periksa ke blio sll disuntik pantat saya, klo ditanya menurut blio 'ga apa2 koq'...soale galakan blio dok.kira2 suntik apa ya dok? perngaruh ke ASI saya ga dok?
&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : Coba ditanyakan obat suntiknya obat apa ? mungkin cuma vitamin aja ? pake di skin test segala ga ?
&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;5. kira2 saya hrs ke dokter apa ya ,krn cantengan saya timbul lagi,kpn sembuhnya ya dok klo cantengan mll?ada solusi ga dok?
&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;lakshmi&lt;/span&gt; : Kalau cantengan timbul lagi yaa harus ke dokter bedah lagi di operasi lagi ...
Kalau kambuhan begitu pasti ada granuloma atau kulit samping kuku yang meninggi ... jadi seharusnya waktu di operasi kemarin, bagian kulit yang meninggi itu harus sekalian di reparasi / di plasty sehingga ga terjadi kekambuhan lagi.

Ada lagi produk dari gehwohl (biasanya dijual di apotik century), katanya ada cairan untuk melunakkan kuku sehingga ga akan terjadi cantengan lagi ... tapi untuk produk ini saya belum yakin apakah betul atau ga ... tapi iklannya sih bilangnya begitu .. :)
Mungkin bisa dicoba Mbak Alida, kalau berhasil melunakkan kuku sehingga ga menjadi cantengan lagi, boleh deh diinformasikan ke saya biar untuk referensi pasien yang lain :).

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Ada yang ingin berbagi soal "cantengan" ??&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114486367554992601?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114486367554992601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114486367554992601' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114486367554992601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114486367554992601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/04/paronychia-sering-disebut-juga.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114251891325626516</id><published>2006-03-16T06:15:00.000-08:00</published><updated>2006-03-16T06:21:53.596-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Nanah Post Operasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah menjalani operasi, luka operasi terlihat baik. Luka tidak basah, tidak nyeri, tidak kemerahan dan tidak mengeluarkan pus /nanah. Pasien diperbolehkan untuk pulang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari setelah pulang, pasien kembali dengan luka operasi yang memerah, nyeri dan agak membengkak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian oleh dokter jahitan operasi dibuka sedikit, tampak pus / nanah keluar melalui lubang tempat jahitan yang dibuka tadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain dengan perawatan pemakaian tampon kassa betadine dan kassa betadine selama beberapa hari banyak diantara pasien yang juga mengkonsumsi obat-obatan tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Ada yang pernah mengalami kejadian seperti ini ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Ingin berbagi cerita / pengalaman ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Ada kisah tidak menyenangkan atau yang menyenangkan yang dirasakan bersama dokter yang merawat ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114251891325626516?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114251891325626516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114251891325626516' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114251891325626516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114251891325626516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/03/nanah-post-operasisetelah-menjalani.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114235411314186221</id><published>2006-03-14T08:28:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T07:18:33.513-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;HERNIA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                            Obrolan ini lanjutan dari acara Talk Show radio Sonora Jakarta 92.0 FM topik HERNIA pada hari Selasa 21/3/06 pk 08.00 WIB.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hernia dikenal sebagai turun berok atau burut atau kondor
Gangguan ini sering terjadi di daerah perut - jadi hernia adalah penonjolan isi rongga perut melalui jaringan ikat tipis yang lemah (defek) pada dinding perut. Dinding yang lemah tersebut membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Penonjolan ini sering terlihat sebagai suatu BENJOLAN.

Benjolan tersering terjadi di lipat paha bahkan bisa turun sampai skrotum (kantung kemaluan).
Benjolan keluar kalau berdiri, dan menghilang jika berbaring/tidur.

Kondisi menjadi lebih parah bila ada dorongan akibat peningkatan tekanan di dalam rongga perut. Misalnya, akibat mengejan ketika buang air besar (pada penderita ambein/wasir), mengejan ketika buang air kecil (pada penderita hipertrofi/pembesaran prostate) batuk-batuk, atau pekerjaan sering mengangkat beban berat. Selain itu dengan adanya benjolan akan memberikan rasa tidak nyaman dan ukuran benjolan jika tidak di terapi besarnya tidak terbatas, bahkan ada yang mencapai 1/3 bawah paha (seperti terlihat pada gambar), namanya hernia permagna.


Hernia tidak hanya terjadi pada usia lanjut tapi dapat juga terjadi pada anak-anak. - semua kalangan, semua umur dan semua jenis kelamin.

Lebih sering dialami laki-laki dibandingkan perempuan. Ini terjadi karena adanya perbedaan proses perkembangan alat reproduksi pria dan wanita semasa janin. Pada janin laki-laki, testis (buah pelir) turun dari rongga perut menuju skrotum (kantung kemaluan) pada bulan ketujuh hingga kedelapan usia kehamilan. Lubang yang berupa saluran itu akan menutup menjelang kelahiran atau sebelum anak mencapai usia satu tahun. Ketika dewasa, daerah itu dapat menjadi titik lemah yang potensial mengalami hernia.
Lokasi yang paling sering adalah daerah lipat paha (groin), skrotum dan femoral. Lebih sering terjadi pada sebelah kanan.

Lokasi lain terjadinya hernia adalah hernia ventral, umbilical, epigastrik, insisional, spigelian, stoma hernia.
Hernia insisional terjadi akibat luka pembedahan pada daerah perut (biasanya irisan tengah) yang tidak menyembuh komplit sehingga tempat irisan tersebut menjadi daerah terlemah / defek yang menyebabkan isi rongga perut menonjol.
Keadaan yang membahayakan dari hernia adalah bila usus yang keluar tidak dapat kembali masuk ke rongga perut kemudian terjepit dan membusuk.
Tindakan operasi harus segera dilakukan, selain menutup lubang dan memperkuat jaringan, pemotongan dan penyambungan usus yang mengalami jepitan tadi juga harus dilakukan jika usus sudah dalam keadaan membusuk / gangrenous

PENYEBAB HERNIA

Pada orang dewasa, hernia terjadi karena faktor kelemahan dinding perut.

Otot dinding rongga perut yang melemah, bisa dikarenakan usia lanjut. Sejalan dengan bertambahnya umur, organ dan jaringan tubuh mengalami proses degenerasi. Pada wanita, kegemukan juga dapat memungkinkan timbulnya daerah yang lemah. Keadaan-tersebut dapat mengakibatkan usus terdorong ke dalam "daerah perbatasan" yang lemah tadi dan menonjol ke luar.

Pendapat lain menyatakan, kebiasaan merokok, penyakit yang mengenai jaringan ikat, dan penyakit gula (diabetes melitus) juga dapat mempengaruhi timbulnya hernia. Hal tersebut berkaitan dengan gangguan metabolisme pada jaringan ikat.
Selain faktor usia, dorongan pada rongga perut yang sering akibat penyakit / pekerjaan tertentu yang mengakibatkan timbulnya kelemahan dinding perut.
Daerah terlemah pada dinding perut adalah kanal inguinal dan anal femoral juga daerah umbilical / pusar.

TERAPI

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan. Karena penyebab hernia adalah kelainan anatomi akibat dinding perut yang melemah, pembedahan memang menjadi satu-satunya terapi.
Terapi nonbedah berupa pemakaian penopang (truss) hanya bersifat menunjang, sama sekali tidak memperbaiki hernia itu, apalagi menyembuhkan. Cara ini diperuntukkan bagi penderita yang menolak operasi atau, karena keadaan yang tidak memungkinkan, tidak dapat dioperasi. Namun, untuk penderita yang menolak operasi, perlu dijelaskan bahwa keadaan penyakitnya dapat berlanjut dan akhirnya tetap diperlukan operasi
Pada orang dewasa, pembedahan dilakukan untuk menutup lubang dan memperkuat bagian yang lemah. Otot perut dirapatkan menutupi lubang yang ada. Pada zaman dulu, operasi dilakukan dengan menempatkan penderita dalam "posisi Trendelenburg" (kepala di bawah) agar isi hernia masuk kembali ke rongga perut oleh gaya gravitasi Bumi.

Pembedahan dapat dilakukan terencana, tidak harus segera.

Khusus untuk hernia inkarserata dan strangulate (hernia dengan usus yang terjepit / usus-benjolan yang tidak dapat masuk kembali kedalam rongga perut), tindakan operasi harus segera dilakukan.
Bila tidak, bagian isi hernia yang terjepit lalu membusuk dan bisa menjadi sumber infeksi ke seluruh dinding usus (peritonitis). Akibat yang lebih buruk adalah kematian bagi penderitanya.

Setelah operasi, semuanya jadi beres? Belum tentu. Penderita biasanya masih mengeluh soal lain. Setelah operasi ia merasakan bagian yang dioperasi seperti tertarik dan nyeri. Rasa nyeri ini lama-lama akan berangsur pulih.

Pada anak-anak, sebelum anak mencapai usia satu tahun, biasanya belum dilakukan tindakan. Diharapkan, lubang akan menutup sendiri mengikuti pertumbuhannya. Namun, jika setelah berusia satu tahun, lubang masih terbuka, dokter akan menganjurkan operasi. Kalau dibiarkan, lubang dapat bertambah besar. Ketika anak mulai berjalan dan beraktivitas, lubang tadi dapat terus membesar akibat dorongan terus-menerus. Akibatnya, tidak hanya cairan yang keluar, usus pun dapat keluar, sehingga berlanjut menjadi hernia." Pada anak-anak, tindakan hanya ditujukan untuk menutup lubang.

CEGAH REKURENSI / KEKAMBUHAN

Penderita hernia pascaoperasi bisa mengalami kekambuhan. Bila kekambuhan terjadi dalam beberapa bulan atau setahun, hal ini mungkin merupakan akibat dari pembedahan yang dilakukan. Namun, bila kekambuhan terjadi setelah dua tahun atau lebih, tampaknya terjadi kelemahan fasia / dinding perut yang progresif. Hati-hati bila kekambuhan terjadi berulang. Kemungkinan hernia berkembang menjadi hernia inkarserata dan strangulata menjadi lebih besar.

Untuk mencegah kekambuhan, penderita harus menghindari hal-hal yang dapat meninggikan tekanan di dalam rongga perut, misalnya batuk dan bersin yang kuat, konstipasi (sembelit), mengejan, serta mengangkat barang berat. Misalnya, untuk menghindari batuk-batuk yang persisten, kalau ia perokok sebaiknya berhenti merokok. Jangan sampai ia harus mengejan, kalau ada kesulitan buang air kecil atau besar, sebaiknya segera berobat dan diatasi dulu. Kalau pekerjaan penderita sering menuntut dirinya mengangkat beban berat, sebaiknya ia minta dipindahtugaskan. Pada wanita yang kegemukan, dianjurkan untuk mengurangi bobot badan.

Instruksi Post Operasi

Dokter memperbolehkan pulang jika sudah dapat berjalan tanpa rasa pusing, sudah dapat makan dan minum tanpa muntah dan mual, dapat BAK tanpa kesulitan dan tidak ada penyulit lain yang membuat pasien harus tetap dirawat di RS.
Dokter akan memberikan resep obat dan harus di minum sesuai dengan aturan yang diberikan
Luka operasi jangan terkena air selama 7 hari setelah operasi
Kontrol ke RS pada hari yang telah ditentukan.
Minggu pertama setelah operasi, istirahat dan melakukan kegiatan di dalam rumah. Jangan masuk kantor dulu (jika bekerja)
Minggu ke dua bisa melakukan kegiatan di luar rumah yang ringan.
Jika ada demam, segera kunjungi RS
Kembali bekerja setelah 2 – 2 ½ minggu setelah operasi
Menyetir mobil dapat dilakukan 1 minggu setelah operasi
Kadang-kadang merasakan nyeri pada puncak skrotum / kantong kemaluan dan berkurangnya sensitifitas pada testis selama beberapa hari.
Konsultasi untuk menyembuhkan faktor resiko seperti batuk kronis, keluhan BAB dan BAK yang sering mengejan, kegemukan, penyakit degeneratif yang cenderung melemahkan otot/fascia dinding perut.

Keadaan lain-lain

Hernia terjadi bersamaan pada kedua sisi, sehingga dilakukan operasi dua-duanya
Dapat terjadi dua macam hernia pada satu sisi, hernia lateralis (sampai ke kantong kemaluan) dan hernia medialis (hanya sebatas pada lipat paha)
Kantong hernia dapat dibentuk oleh usus besar dan organ lain yang terletak di bagian bawah perut.
Hernia dapat disertai dengan tumor kelenjar lemak pada kantong hernia, pada proses yang lama pertumbuhan tumor kelenjar lemak ini dapat terus bertambah besar dan menggantikan jaringan serta fascia pada dinding perut disebelah atas funikulus spermatikus. Pada post operasi, cegah penekanan/trauma langsung pada daerah luka operasi.
Dapat disertai dengan hidrokel, menumpuknya cairan peritoneum dalam kantong kemaluan – biasanya dilakukan operasi secara bersamaan.
Hernia dengan riwayat dilakukan pemijatan, biasanya akan mengakibatkan terjadinya perlengketan hernia dengan struktur jaringan sekitarnya sehingga akan menyebabkan kerusakan jaringan sekitarnya dan merupakan suatu penyulit operasi.
Dapat disertai dengan tumor testis. Tindakan operasi disertai terapi lain untuk tumor testisnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Pembesaran benjolan hernia tidak terbatas. Terapi tunggal dengan melakukan operasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Operasi dengan memotong kantong hernia (herniotomi) dilanjutkan dengan hernioplasty (memperkuat dinding posterior abdomen dan cincin hernia) agar tempat terlemah tadi bisa menjadi lebih 'kuat'.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada anak-anak hanya dilakukan herniotomi saja tanpa hernioplasty.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang hendak berbagi soal Hernia .... ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernah melakukan operasi Hernia ? Kambuh mengalami hernia setelah dilakukan operasi ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114235411314186221?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114235411314186221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114235411314186221' title='58 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114235411314186221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114235411314186221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/03/herniaobrolan-ini-lanjutan-dari-acara.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>58</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114165648001922933</id><published>2006-03-06T06:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T07:01:50.838-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Appendisitis / Radang Usus Buntu.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
                                                                                                     Operasi appendiks / usus buntu ; dilakukan pada usus buntu yang meradang /appendisitis.
Pada umumnya operasi dengan menggunakan bius umum spinal, obat bius dimasukkan lewat belakang, posisi pasien sedikit membungkuk. Setelah operasi pasien dapat segera makan dan minum. Bed rest sampai 12 jam setelah post operasi, setelah itu dapat mobilisasi bertahap.
Pasien dapat pulang setelah 3 hari dirawat. Tentunya hal ini berlaku untuk kasus apendisitis akut tanpa komplikasi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika dilakukan dengan LAPAROSKOPI biasanya proses pemulihan bisa lebih cepat 2 hari pasien dapat pulang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada kasus apendisitis dengan perlekatan apalagi jika apendiks nya sudah pecah / perforasi, masa perawatan di RS jauh lebih lama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Komplikasi setelah operasi yang sering terjadi adalah perdarahan, infeksi bisa infeksi di luka operasi atau berupa nanah yang mengantong dikemudian hari. Usus yang mengalami paralitik juga dapat terjadi maksudnya usus masih "malas" bekerja sehingga pasien harus puasa dulu beberapa hari. Jika terjadi "usus malas" maka nutrisi di berikan lewat cairan infus, pasien dipasang maag slang / NGT untuk mengalirkan cairan usus untuk cegah kembung. Keadaan "malas usus" / paralitik ini biasanya bervariasi lamanya ada yang sampai 1 minggu, setelah usus bekerja kembali maka pasien dapat makan/minum seperti biasa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada kasus usus buntu yang sudah pecah / mengalami perforasi sayatan luka operasi biasanya agak cukup lebar (bisa disamping / kanan bawah perut atau di bagian tengah perut - tegak lurus) dan umumnya disertai pemasangan drain (selang) di perut kanan bawah. Drain / selang ini fungsinya adalah untuk mengeluarkan / mengalirkan sisa bekuan darah / nanah yang berasal dari rongga perut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap dokter bedah selalu akan memberikan penjelasan tentang kondisi usus buntu yang dialami oleh pasien dan kemungkinan2 yang terjadi setelah operasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gejala apendisitis lebih banyak ditentukan lewat pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh seorang Dokter.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemeriksaan laboratorium hanya membantu dan sebagai persiapan untuk pre operatif. Tidak selalu apendisitis disertai dengan nilai laboratorium darah leukosit yang meningkat, tapi pada kasus perforasi pasti disertai dengan leukosit yang meningkat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemeriksaan apendikogram dapat dilakukan pada kasus yang meragukan biasanya pada apendisitis yang sifatnya kronik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Ingin berbagi soal apendisitis ? pernah mengalami operasi apendiks ? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114165648001922933?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114165648001922933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114165648001922933' title='204 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114165648001922933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114165648001922933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/03/appendektomi-operasi-appendiks-usus.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>204</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114165244600089023</id><published>2006-03-06T05:34:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T06:50:50.392-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;MASTALGIA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;
                                          Nyeri pada payudara ....
Cek apakah ada hubungannya dengan siklus menstruasi ?
Apakah ada benjolan ? teraba benjolan ? abses ?
Jika tidak teraba benjolan, mamografi atau USG bisa dipakai untuk menentukan tindakan lebih lanjut ...
Pemberian analgetik dengan pola tertentu dapat membantu menghilangkan mastalgia ..
Ada juga yang berkurang dengan pemberian obat anti estrogen .. tentunya pemberian obat hormonal ini harus mendapat pengawasan yang lebih serius. Klik &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/01/mamografi-adalah-suatu-pemeriksaan.html"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/01/mamografi-adalah-suatu-pemeriksaan.html&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
Pernah selama sebulan praktek di sebuah RS swasta di Bekasi, pasien yang datang hampir semua ibu-ibu dengan keluhan mastalgia ....
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Ingin berbagi soal mastalgia ? pengalaman ? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114165244600089023?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114165244600089023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114165244600089023' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114165244600089023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114165244600089023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/03/mastalgia-nyeri-pada-payudara.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-114036934702230787</id><published>2006-02-19T09:00:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T06:46:38.062-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;DVT ... ??&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;div align="justify"&gt;DEEP VEIN THROMBOSIS / DVT
Adanya bekuan darah / thrombus dalam pembuluh darah balik / vena terutama pada kaki.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Dapat terjadi karena pembuluh vena mengalami kerusakan sehingga alirannya terhambat atau adanya kelainan pada aliran vena menjadi melambat atau berhenti sama sekali, atau adanya kondisi-kondisi tertentu yang menyebabkan perubahan pada darah (terkena kanker atau dampak dari pengobatan yang diberikan).
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Intinya adalah aliran darah menjadi melambat sehingga menimbulkan bekuan darah.
Dapat menyebabkan rasa nyeri (dapat timbul saat istirahat atau sedang beraktifitas), pembengkakan tungkai, kemerahan pada tempat yang terkena dan timbulnya luka/sores pada kaki. Selain itu dapat menimbulkan komplikasi lain yang serius.
Trombus dapat terbawa aliran darah menuju paru dan dapat menimbulkan emboli paru.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Faktor resiko terjadinya DVT :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;- imobilitas (istirahat yang lama di tempat tidur / prolonged bed rest)
- obesitas
- usia lebih dari 40 tahun
- pembedahan, terutama yang melibatkan kaki dan pelvis/panggul
- kanker dan pengobatannya
- perjalanan yang jauh yang menyebabkan imobilitas
- kehamilan dan proses kelahiran
- terapi hormon

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Terapi ditujukan agar bekuan darah tidak menjadi lebih besar, menghambat aliran thrombus menuju organ penting (paru), mencegah pembentukan bekuan darah baru, mencegah terbentuknya sindroma post trombotik

&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Terapi dengan memberikan obat-obatan antikoagulan, kompresi dengan stoking khusus,
Edukasi berupa a.l :
- Latihan untuk kaki, jalan kaki selama 30 menit setiap hari
- Pertahankan BB normal
- Jangan duduk atau berbaring dalam waktu yang lama tanpa menggerakkan kaki
- Hati-hati penggunaan pil kontrasepsi
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Tindakan pembedahan (thrombektomi) diperlukan mutlak bila bekuan darah sedemikian amat besar sehingga menghambat total aliran darah.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Meskipun demikian, tindakan pembedahan juga dapat menimbulkan resiko baru untuk mendapatkan DVT kembali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Komentar seputar Deep vein Thrombosis (dikutip dari MLDI) - sedikit di edit (tanpa mengurangi isi/makna tulisan yang sebenarnya)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;dr.Erik Tapan, &lt;a href="mailto:dr_erik_tapan@yahoo.com"&gt;dr_erik_tapan@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada info ttg Herbal. Nama produknya Venosmil yang berisi Hidrosmin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tersedia dalam bentuk oral dan salep.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keterangan lengkap dari produsennya :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidrosmin bisa membantu karena mempunyai 3 mekanisme kerja yang bersifat sinergis&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Memperbaiki aliran darah dan cairan limfa (sirkulasi mikro) 2. Memperbaiki hemorological dalam hal ini elastisitas dinding eritrosit, mengurangi trombosit yang menyebabkan sumbatan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Meningkatkan tonus vena sehingga aliran darah lancar dan tidak menumpuk di perifer.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Intinya adalah memperbaiki aliran darah yang ada hambatan sehingga sirkulasi menjadi lancar sehingga keluhan yang diakibatkan DVT (nyeri,berat di tungkai dan adanya rasa suatu desakan dari pembuluh darah yang tersumbat) dapat dikurangi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tersedia dalam bentuk kapsul dan juga ada gel yang dioles, sebaiknya dikombinasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tentunya perlu diketahui juga seberapa berat kerusakan pada daerah tsb,disamping itu adakah kerusakan pada katup vena untuk mengetahui itu hal itu coba periksa ke dokter penyakit dalam yang berkaitan dengan darah, atau juga bisa ke dokter bedah vaskuler, yang ini mungkin hanya terdapat di RS yang besar seperti rumah sakit pendidikan (RSCM, Sutomo, Kariadi, Hasan Sadikin). Bila dioperasi biasanya membaik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu Janti SW, &lt;a href="mailto:atnis@cbn.net.id"&gt;atnis@cbn.net.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;....... pernah dengar tentang KombuCha ? Juga Aloe Vera? saya rasa keduanya bisa membantu 'mencairkan'bekuan darah di vena; resep2nya untuk bisa lebih dinikmati sebagai pemanja lidah bisa dikreasikan sendiri; misalnya: KombuCha dibikin sorbet dan dicampur dengan selei jeruk songkit (berikut kulitnya) bisa jadi minuman yang asyik dan segar sekali; begitu pula Aloe Vera (Lidah Buaya) dibikin koktil dicampur dengan kelapa muda dan biji selasih. Namun, makanan/minuman apapun yang bermanfaat bagi tubuh kita kalo dikonsumsi hanya sesekali saja, dan tetap amburadul pola makan/minum sehari-harinya, ya jangan diharapkan bisa terasa manfaatnya&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-114036934702230787?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/114036934702230787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=114036934702230787' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114036934702230787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/114036934702230787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/02/dvt.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113811937291646209</id><published>2006-01-24T08:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T06:30:49.445-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ffcccc;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;Mamografi&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;                          adalah suatu pemeriksaan untuk mammae (payudara) dengan menggunakan sinar x-ray dosis rendah.
Dipakai untuk mendeteksi dini tumor payudara pada wanita, tanpa disertai keluhan atau yang disertai keluhan. Keluhan seperti adanya benjolan pada payudara, cairan yang tidak normal keluar dari puting payudara atau adanya nyeri pada payudara (sebelum atau sesudah menstruasi - untuk menyingkirkan bahwa nyeri yang ditimbulkan bukan dikarenakan sindroma pre menstrual).
Skrining mamografi biasanya direkomendasi untuk setiap wanita diatas 40 tahun atau dibawah usia 40 tahun jika mempunyai faktor resiko terkena kanker payudara.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Beberapa faktor resiko kanker payudara adalah :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
1. Usia lebih dari 30 tahun
2. Tidak / belum menikah lebih dari 30 tahun
3. Tidak mempunyai anak
4. Tidak menyusui anak selama 2 tahun (ASI eksklusif)
5. Menstruasi pertama pada usia yang lebih lambat dari normal
6. Menopause pada usia lebih awal dari normal
7. Pernah ada riwayat memakai obat hormonal
8. Mempunyai keluarga yang pernah mengalami kanker payudara atau kanker di bagian tubuh yang lain
9. Pernah operasi payudara atau tumor didaerah kandungan
10. Pernah mendapat pengobatan dengan jalan radiasi di daerah dada

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Hasil yang diperoleh dari pemeriksaan mamografi tidak selamanya tepat dan akurat seringkali justru pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter Bedah atau pasien sendiri (SADARI = perikSA payuDAra sendiRI) hasilnya lebih tepat.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Pada waktu melakukan mamografi :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
1. Jangan memakai deodorant pada ketiak, talk / bedak pada ketiak atau payudara dan sekitarnya.
Karena dapat mengaburkan hasil pemeriksaan, berupa spots / bintik Kalsium
2. Beritahu semua keluhan / gejala yang dirasakan pada ahli yang melakukan mamografi
3. Tanyakan dengan jelas apa yang didapat dari hasil pemeriksaan mamografi
4. Jangan memakai perhiasan atau baju diatas pinggang, Pasien akan mengenakan pakaian khusus yang telah disediakan

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Keuntungan Mamografi :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
1. Pemeriksaan mamografi tergantung pada operator / ahli yang melakukan pemeriksaan. Apakah bisa mendeteksi tumor payudara yang kecil tergantung dari kemampuan operator. Idealnya yang melakukan pemeriksaan mamografi adalah dokter yang sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap payudara pasien sehingga hasilnya lebih akurat.
2. Jika pemeriksaan mamografi di lakukan oleh yang benar-benar ahli, maka mamografi dapat mendeteksi adanya jenis tumor ductal carcinoma in situ (DCIS) - jenis tumor yang paling tidak membahayakan , yang pada pemeriksaan fisik tidak akan bisa terdeteksi.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Kerugian Mamografi :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
1. Tidak boleh dilakukan jika hamil
2. Banyak yang mengalami false positive, artinya pada pemeriksaan mamografi hasilnya positif (berarti pasien yang bersangkutan mengidap kanker), ternyata pada pemeriksaan lanjutan yaitu biopsi (pemeriksaan dengan mengambil sedikit jaringan tersangka kanker untuk diperiksa di Lab.Patologi Anatomi) hasilnya negatif (pasien yang bersangkutan tadi tidak mengidap kanker payudara). Biopsi ini adalah pemeriksaan invasif yang termasuk gold standard untuk pemeriksaan tumor payudara (dilakukan dengan jalan melakukan tindakan / operasi)
&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Kejadian false positif (hasil mamografi positif kanker tapi ternyata pada akhirnya tidak terbukti ganas), pada usia 40 - 49 tahun sebesar 30 % , sedangkan diatas usia 50 tahun, sebanyak 25 % .&lt;/span&gt; (sumber : American College of Radiology)
3. Tidak semua kanker payudara dapat tervisualisasi dengan baik lewat pemeriksaan Mamografi
4. Pemeriksaan mamografi dilakukan dengan cara menekan payudara. Untuk sebagian pasien, penekanan payudara dirasa sesuatu yang tidak menyenangkan bahkan menyakitkan terutama bagi mereka yang sebelumnya mempunyai gejala nyeri pada payudara.
5. Hati-hati bagi pengguna payudara implant.
Bagi wanita yang telah menjalani operasi implant payudara terbuat dari silikon atau salin, maka jaringan payudara yang abnormal bisa tidak terdeteksi kalau jaringan implant tadi di letakkan diatas / di permukaan jaringan payudara tersangka kanker.
Bahkan dengan metode menekan payudara pada pemeriksaan mamografi ini dapat mengakibatkan ruptur / pecahnya implant payudara yang terbuat dari silikon atau salin.
Sehingga bagi wanita pemakai implant, harap memberitahu sebelumnya kepada operator yang melakukan mamografi.

Akhirnya, mengingat keterbatasan dari pemeriksaan mamografi ini maka tidak setiap wanita wajib melakukan mamografi.

&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;MAMOGRAFI DILAKUKAN BILA ADA INDIKASI, sebagai berikut :
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
1. Skrining pada wanita yang mempunyai faktor resiko tinggi untuk mendapat kanker payudara (ada 10 faktor resiko, lihat pembahasan diatas)
2. Jika massa / benjolan yang teraba pada payudara tidak jelas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika dokter meraba adanya benjolan pada kelenjar getah bening aksila (ketiak) dan supra klavikula (diatas tulang klavikula / leher) walaupun tidak disertai terabanya massa / benjolan pada payudara &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. Untuk usia 40 - 50 tahun dilakukan 2 tahun sekali, sedangkan lebih dai 50 tahun dilakukan setahun sekali. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Lihat juga obrolan soal Mastalgia ....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113811937291646209?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113811937291646209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113811937291646209' title='108 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113811937291646209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113811937291646209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/01/mamografi-adalah-suatu-pemeriksaan.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>108</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113613448482464670</id><published>2006-01-01T08:29:00.000-08:00</published><updated>2006-01-08T00:22:03.863-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/coba1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/coba1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;M&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffff00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;empersiapkan Anak menjalani Operasi &lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ada beberapa langkah yang dilakukan jika Anak Anda harus dioperasi
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Usahakan Anak harus mengenali dokter Bedahnya dengan baik ...
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Waktu operasi harus pagi hari dan mendapat giliran pertama, supaya anak tidak lama untuk berpuasa.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Premedikasi (a.l pemberian obat penenang/penghilang rasa sakit) dilakukan di ruangan rawat inap. Hal ini mengurangi rasa takut yang dirasakan anak, karena di ruang rawat inap, si anak masih ditemani oleh orang tuanya. Setelah agak tertidur, anak baru dibawa ke ruang operasi tanpa ditemani oleh orang tuanya.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Setelah pasien sadar, usahakan Ibu dan Ayah serta orang-orang yang dekat dengan si Anak berada di sampingnya. Jangan memperlihatkan wajah ketakutan atau khawatir, jadi biasaaaa aja seperti tidak terjadi apa-apa, sikap seperti itu akan membuat si Anak juga tenang.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Usahakan membawa mainan si anak yang paling ia sukai. Letakkan pada tempat tidurnya atau di lemari kecil di samping tempat tidur. Sprei dan bantal kesayangan si Anak bisa juga di bawa untuk menggantikan sprei / bantal yang di siapkan RS. &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/net.2.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 100px; CURSOR: hand; HEIGHT: 178px" height="153" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/net.2.jpg" width="100" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Jika Dana untuk perawatan mencukupi, minimal pesan ruang di kelas VIP yang hanya satu tempat tidur dilengkapi dengan TV , sofa dll sehingga si Anak betul-betul merasakan seperti suasana di rumah sendiri.
&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Mungkin ada yang pernah mengalami hal ini ? Anak anda pernah menjalani operasi ? Anak tetangga mungkin .... atau mungkin ada keluhan untuk dokter bedahnya pada saat Anak atau anak tetangga menjalani operasi ? Atau mungkin ada saran/ide apa lagi yang dipersiapkan orangtua jika Anak menjalani operasi ?
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Bagi-bagi pengalaman dan ceritanya ya ....
&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113613448482464670?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113613448482464670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113613448482464670' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113613448482464670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113613448482464670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2006/01/mempersiapkan-anak-menjalani-operasi.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113500955212671857</id><published>2005-12-19T08:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T22:51:52.982-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/RqflRlfANcI/AAAAAAAAAAU/xorNNuMON2U/s1600-h/drainbarovac.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091289994048320962" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/RqflRlfANcI/AAAAAAAAAAU/xorNNuMON2U/s320/drainbarovac.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/Picture%20012.1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/Picture%20012.1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/pict.136.jpg"&gt;&lt;/a&gt;

&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Drain&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;adalah selang kecil yang dihubungkan dari tempat/lokasi operasi ke (biasanya) botol infus.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;Botol infus biasanya dilakukan di RS-RS tertentu yang masih 'terbatas' (pengalaman waktu di RS daerah beberapa tahun yl). Tapi sekarang biasanya dipakai alat drain yang betul-betul ke'vakum-annya terjaga' jadi fungsi untuk menarik cairan/ menyedot cairan dapat dicapai dengan baik. Alat yang dimaksud adalah barovac. Alatnya seperti yang terlihat digambar.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Jadi guna drain adalah untuk "menarik" darah kotor atau cairan-cairan yang tidak seharusnya di simpan dalam tubuh, jadi lewat selang kecil tadi, cairan-cairan tadi akan keluar mengalir ke luar (ke tabung barovac) . Biasanya drain diletakkan di leher (misalnya setelah operasi leher) atau di perut (setelah operasi perut, operasi batu kandung kencing, operasi prostat dll). Untuk operasi di perut biasanya kita tetap memakai botol dari botol infus atau 'bag' yang biasanya untuk menampung urin ('urin bag'). &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Tidak usah cemas dengan drain, aktifitas seperti biasa saja ... kalau mau duduk atau berdiri tinggal buka ikatan kassa yang menghubungkan botol penampung dengan pinggir tempat tidur (biasanya di letakkan disana). Ikatannya dibuka saja dan drain di jinjing atau di biarkan lepas kebawah ..... Biasanya jahitan yang dibuat drain ke kulit cukup kuat sehingga drain tidak akan lepas sendiri. Pada waktunya nanti jika drain isinya sedikit/tidak bertambah-tambah, biasanya dokter akan mencabut drain tadi ....&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113500955212671857?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113500955212671857/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113500955212671857' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113500955212671857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113500955212671857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/12/drain-setelah-operasi.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/RqflRlfANcI/AAAAAAAAAAU/xorNNuMON2U/s72-c/drainbarovac.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113483181959114248</id><published>2005-12-17T07:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T06:13:21.297-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/PT1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/PT1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;p&gt;
&lt;span style="font-size:180%;color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;Dokter Bedah yang Ideal itu seperti apa ya ???&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dari kemarin kan udah nulis yang rada-rada ilmiah meskipun tetep pake plesetan juga, sekarang agak nyantai bahasannya ... Dokter Bedah yang ideal itu kayak apa ya ? Mungkin bukan ideal tapi yang "disukai" , apakah yang seriusan pake kacamata tebel yang kadang kacamatanya sampai melorot ke hidung .. atau yang jas putihnya mentereng, licin, rambutnya klimis agak botak dikit di tengah dan tatapannya serius ? Atau yang ngomongnya cuma dikit .. kebanyakan ngangguknya dan senyumnya jadi pake bahasa tubuh ... Atau yang rada slengean, celana panjang kadang satu digulung satu ga ... trus sebelum operasi kudu ngerokok dulu 2-3 batang ? Atau ada satu lagi nih ... yang suka cuci muka kalo abis operasi ... mangkanya harusnya sabun hibiscrub yang suka di ruang OK /operasi itu harus mengandung cukup moisturizer dan vit E sehingga buat cuci tangan atau cuci muka kagak bikin muka / tangan iritasi :). Ini kalau bicara soal penampilan. Untuk tingkah lakunya - apakah dokter yang disukai yang rajin ngobrol di tempat prakteknya dengan para pasiennya. Bahkan dia sampai tahu persis tanggal lahir pasiennya , alamatnya dan sampai bisa menjadi tempat curhat pasiennya untuk kasus yang bukan bedah. Apakah mereka yang bicaranya dikit, visit jarang tapi hasil operasi oke ? Yang kurang informatif tapi tegas ? Yang banyak nego, bisa di"tawar" maksudnya kadangkala diagnosa harus di operasi jadi ga jadi di operasi bgitu sebaliknya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;                                                                                    Dokter bedah seharusnya rajin mengikuti kegiatan ilmiah buat nambah pengetahuan .. tapi yang udah-udah sih kalau ikut kongres kayak MABI, PIT atau PABI isinya cuma kayak reunian ... temu kangen hehehe untuk urusan ilmiahnya nomor sekian (ssssttt ... ga semua ding ..) ; lagian sekalian buat refreshing, plesiran ... maen-maen ke tempat yang belum di datengin atau sekedar menginap di hotel berbintang yang bantalnya empes-empes karena terbuat dari bulu angsa :) . Dokter Bedah juga jangan melulu 'kerja' terus, kudu ada waktu untuk istirahat ... mangkanya bagus juga sekarang ada peraturan praktek harus 3 RS. Jadi ga kayak dulu, "ngejar setoran". Dokter Bedah juga harus memperhatikan penampilan supaya tidak terlalu bosan untuk dilihat :) .... Dokter Bedah harus benar dan tepat dalam membuat diagnosa dan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin bisa mengakibatkan hal yang kurang baik pada pasiennya jika harus menjalani operasi. Golongan ber-resiko tinggi seperti pasien anak-anak, pasien usia lanjut, pasien yang disertai dengan penyakit lain, misalnya . &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;                                           Jadi untuk menjadi ideal hmm maksudnya disukai, apa lagi yang musti dilakukan ?&lt;/p&gt;

&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;
&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113483181959114248?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113483181959114248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113483181959114248' title='20 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113483181959114248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113483181959114248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/12/dokter-bedah-yang-ideal-seperti-apa-ya.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113483059160151284</id><published>2005-12-17T06:32:00.000-08:00</published><updated>2005-12-17T06:43:11.870-08:00</updated><title type='text'>VARIKOKEL</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Varikokel atau varicocele adalah pelebaran pembuluh darah balik (pleksus  pampiniformis)  dalam skrotum. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Diagnosis varikokel pada pria biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada waktu melamar untuk menjadi polisi/tentara atau setelah bertahun-tahun menikah belum mempunyai anak juga&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Varikokel akan menyebabkan daerah skrotum menjadi "panas" / beda lingkungan sehingga mengakibatkan terganggunya proses spermatogenesis (pembentukan sperma). Oleh sebab itu orang yang mendapat &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;varikokel sering diikuti dengan gangguan fertilitas karena kualitas sperma yang dihasilkan tidak sebagus orang normal ; akibat adanya perubahan "suhu" dalam skrotum tadi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Operasi varikokel dilakukan agar keadaan patologis diatas dapat dihilangkan sehingga diharapkan spermatogenesis dapat berjalan normal dan gangguan fertilitas dapat dihilangkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Sebelum operasi biasanya harus dilakukan analisa /uji sperma, kemudian 8 bulan setelah operasi dinilai kembali analisa / uji sperma untuk mengevaluasi apakah proses spermatogenesia sudah kembali normal atau belum&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Varikokel pada stadium yang sudah lanjut, pada perabaan skrotum akan terasa adanya kumpulan seperti cacing akibat adanya pelebaran pembuluh darah vena . Sedangkan pada stadium yang ringan biasanya penderita hanya merasakan 'kemeng' di daerah skrotum / kantong kemaluan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Jika tidak ada penyulit, operasi varikokel tidak lama, dan penderita dapat pulang keesokan harinya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113483059160151284?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113483059160151284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113483059160151284' title='101 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113483059160151284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113483059160151284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/12/varikokel.html' title='VARIKOKEL'/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>101</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113474518780842790</id><published>2005-12-16T06:41:00.000-08:00</published><updated>2005-12-21T06:16:11.633-08:00</updated><title type='text'>Hipospadia</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/op.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/op.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;Hipospadia&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; adalah salah satu kelainan bawaan pada anak-anak yang sering ditemukan dan mudah untuk mendiagnosanya, hanya pengelolaanya harus dilakukan oleh mereka yang betul-betul ahli supaya mendapatkan hasil yang memuaskan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan utama penanganan operasi hipospadia adalah &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;merekonstruksi penis menjadi lurus dengan meatus uretra ditempat yang normal atau dekat normal sehingga aliran kencing arahnya kedepan dan dapat melakukan koitus dengan normal, prosedur operasi satu tahap pada usia yang dini dengan komplikasi yang minimal.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penyempurnaan tehnik operasi dan perawatan paska operasi menjadi prioritas utama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada hipospadia muara orifisium uretra eksterna (lubang tempat air seni keluar) berada diproksimal dari normalnya yaitu pada ujung distal glans penis, sepanjang ventral batang penis sampai perineum. Jadi lubang tempat keluar kencing letaknya bukan pada tempat yang semestinya dan terletak di sebelah bawah penis bahkan ada yang terletak di kantong kemaluan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti tampak dalam gambar. Tampak variasi dari letak orifisium uretra eksterna (dapat bervariasi mulai dari anterior, middle dan posterior)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Tindakan operasi harus dilakukan sebelum anak memasuki usia sekolah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Diharapkan anak tidak malu dengan keadaannya setelah tahu bahwa anak laki lain kalau BAK berdiri sedangkan anak pengidap hipospadia harus jongkok seperti anak perempuan (karena lubang keluar kencingnya berada di sebelahi bagi bawah penis). Selain itu jika hipospadia ini tidak dioperasi, maka setelah dewasa dia akan sulit untuk melakukan penetrasi / coitus. Selain penis tidak dapat tegak dan lurus (pada hipospadia penis bengkok akibat adanya chordae), lubang keluar sperma terletak dibagian bawah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;Operasi hipospadia satu tahap (ONE STAGE URETHROPLASTY)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah tehnik operasi sederhana yang sering dapat digunakan, terutama untuk hipospadia tipe distal. Sambil dilihat di gambar, tipe distal ini yang meatusnya letak anterior atau yang middle.. Meskipun sering hasilnya kurang begitu bagus untuk kelainan yang berat. Sehingga banyak dokter lebih memilih untuk melakukan 2 tahap. Untuk tipe hipospadia proksimal yang disertai dengan kelainan yang jauh lebih berat, maka one stage urethroplasty nyaris tidak dapat dilakukan. Tipe hipospadia proksimal seringkali di ikuti dengan kelainan-kelainan yang berat seperti korda yang berat, globuler glans yang bengkok kearah ventral (bawah) dengan dorsal skin hood dan propenil bifid scrotum (saya agak kesulitan mencari istilah awam untuk istilah medis diatas). Intinya tipe hipospadia yang letak lubang air seninya lebih kearah proksimal (jauh dari tempat semestinya) biasanya diikuti dengan penis yang bengkok dan kelainan lain di skrotum atau sisa kulit yang sulit di”tarik” pada saat dilakukan operasi pembuatan uretra (saluran kencing). Kelainan yang seperti ini biasanya harus dilakukan 2 tahap.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;Operasi Hipospadia dua tahap&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, tahap pertama dilakukan untuk meluruskan penis supaya posisi meatus (lubang tempat keluar kencing) nantinya letaknya lebih proksimal (lebih mendekati letak yang normal), memobilisasi kulit dan preputium untuk menutup bagian ventral / bawah penis. Tahap selanjutnya (tahap kedua) dilakukan uretroplasti (pembuatan saluran kencing / uretra) sesudah 6 bulan.
Dokter akan menentukan tehnik operasi yang terbaik. Satu tahap maupun dua tahap dapat dilakukan sesuai dengan kelainan yang dialami oleh pasien. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Hipospadia sering disertai kelainan bawaan yang lain&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, misalnya pada skrotum dapat berupa undescensus testis, monorchidism, disgenesis testis dan hidrokele. Pada penis berupa propenil skrotum, mikrophallus dan torsi penile, sedang kelainan ginjal dan ureter berupa fused kidney, malrotasi renal, duplex dan refluk ureter.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara umum tekniknya terbagi menjadi operasi satu tahap dan multi tahap. Operasi perbaikan komplikasi fistula dilakukan 6 bulan paska operasi yang pertama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah menjalani operasi, perawatan paska operasi adalah tindakan yang amat sangat penting. Orang tua harus dengan seksama memperhatikan instruksi dari dokter bedah yang mengoperasi. Biasanya pada lubang kencing baru (post uretroplasty) masih dilindungi dengan kateter sampai luka betul-betul menyembuh dan dapat dialiri oleh air kencing. Di bagian supra pubik (bawah perut) dipasang juga kateter yang langsung menuju kandung kemih untuk mengalirkan air kencing.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tahapan penyembuhan biasanya kateter diatas di non fungsikan terlebih dulu sampai seorang dokter yakin betul bahwa hasil uretroplasty nya dapat berfungsi dengan baik. Baru setelah itu kateter dilepas.
&lt;span style="color:#ccccff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Komplikasi paska operasi yang terjadi&lt;/span&gt; :
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;1. Edema/pembengkakan yang terjadi akibat reaksi jaringan besarnya dapat bervariasi, juga terbentuknya hematom/ kumpulan darah dibawah kulit, yang biasanya dicegah dengan balut tekan selama 2 sampai 3 hari paska operasi.
2. Fitula uretrokutan, merupakan komplikasi yang tersering dan ini digunakan sebagai parameter untuk menilai keberhasilan operasi. Pada prosedur operasi satu tahap saat ini angka kejadian yang dapat diterima adalah 5-10% .
3. Striktur, pada proksimal anastomosis yang kemungkinan disebabkan oleh angulasi dari anastomosis.
4. Divertikulum, terjadi pada pembentukan neouretra yang terlalu lebar, atau adanya stenosis meatal yang mengakibatkan dilatasi yang lanjut.
5. Residual chordee/rekuren chordee, akibat dari rilis korde yang tidak sempurna, dimana tidak melakukan ereksi artifisial saat operasi atau pembentukan skar yang berlebihan di ventral penis walaupun sangat jarang.
6. Rambut dalam uretra, yang dapat mengakibatkan infeksi saluran kencing berulang atau pembentukan batu saat pubertas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Untuk menilai hasil operasi hipospadia yang baik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, selain komplikasi fistula uretrokutaneus perlu diteliti kosmetik dan ‘stream’ (pancaran kencing) untuk melihat adanya stenosis, striktur dan divertikel.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelum anak di operasi, dokter akan memeriksa dulu kondisi si anak. Untuk operasi anak-anak, selain prosedur-prosedur yang biasa dilakukan sebelum operasi, maka ronsen toraks (paru jantung) juga dikerjakan. Ditanyakan juga apakah ada riwayat terkena asma, batuk pilek, TBC. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Kalau si anak dinilai masih kurang sehat tentu saja keadaan umum nya harus diperbaiki dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113474518780842790?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113474518780842790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113474518780842790' title='75 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113474518780842790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113474518780842790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/12/hipospadia.html' title='Hipospadia'/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>75</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113432119085306312</id><published>2005-12-11T09:13:00.000-08:00</published><updated>2009-04-02T06:45:00.087-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Stapling hemorrhoidectomy&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ffcc33;"&gt;&lt;/span&gt;Tehnik operasi terbaru untuk hemoroid / wasir. Tindakan operasi ini adalah tindakan yang amat minimal invasif. Dan dari penelitian yang dilakukan, setelah operasi memakai tehnik ini rasa nyeri nya amat sangat sedikit serta masa rawat inap nya lebih pendek dibandingkan tehnik operasi yang konvensional. Meskipun banyak faktor juga yang mempengaruhi tapi secara garis besar &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;tehnik operasi ini lebih baik dibandingkan tehnik operasi terdahulu &lt;span style="color:#999999;"&gt;dengan catatan&lt;/span&gt; hanya untuk kasus yang betul-betul direkomendasikan untuk memakai tehnik ini&lt;/span&gt;. Sisa jaringan yang di eksisi akan tetap berada se anatomis mungkin, artinya tidak banyak jaringan sehat yang ikut rusak.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img style="WIDTH: 186px; HEIGHT: 228px" height="425" alt="Image hosted by Photobucket.com" src="http://i32.photobucket.com/albums/d26/nawasasi/PPH1.jpg" width="424" /&gt; Alat stapler itu bentuknya seperti dalam gambar ini. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jadi alat tersebut dimasukkan kedalam anus yang sebelumnya dimasukkan alat dilator anus . Kemudian dilakukan penjahitan pada tempat hemoroid dan stapler dimasukkan sambil jahitan tadi diikat kencang. Stapler di tarik untuk memberi tempat ikatan betul-betul kencang. Setelah itu stapler dimasukkan maksimal, kemudian dilakukan stapling /pemotongan. Setelah stapling selesai, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;evaluasi pada daerah stapler line&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, jika masih ada perdarahan lakukan penjahitan. Tapi jika dilihat perdarahan tidak ada, operasi dinyatakan selesai. Operasi ini relatif cepat dan memberikan kenyamanan pada pasien karena rasa nyeri yang minimal tadi. Hanya ada kelemahannya, tidak semua jenis hemoroid bisa dilakukan dengan metode stapler dan metode ini butuh operator yang betul-betul biasa melakukan tehnik ini. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Apapun tehnik operasi yang dilakukan, dokter pasti akan memberi tahu prosedur yang akan dilakukan&lt;/span&gt;.&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;
 &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;

&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;
&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113432119085306312?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113432119085306312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113432119085306312' title='27 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113432119085306312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113432119085306312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/12/stapling-hemorrhoidectomy.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113388791599541087</id><published>2005-12-06T08:45:00.000-08:00</published><updated>2005-12-06T08:54:21.720-08:00</updated><title type='text'>Sumbing, Kapan harus di Operasi ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Bibir sumbing (cleft lip atau labioschizis)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah suatu kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah pada bibir, gusi dan langit-langit yang dapat timbul sendiri atau bersamaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada tiga tahap penanganan bibir sumbing yaitu tahap sebelum operasi, tahap sewaktu operasi dan tahap setelah operasi. Pada &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;tahap sebelum operasi &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;yang dipersiapkan adalah ketahanan tubuh bayi menerima tindakan operasi, asupan gizi yang cukup dilihat dari keseimbangan berat badan yang dicapai dan usia yang memadai. Patokan yang biasa dipakai adalah &lt;span style="color:#33ffff;"&gt;rule of ten meliputi berat badan lebih dari 10 pounds atau sekitar 4-5 kg , Hb lebih dari 10 gr % dan usia lebih dari 10 minggu&lt;/span&gt; , jika bayi belum mencapai rule of ten ada beberapa nasehat yang harus diberikan pada orang tua agar kelainan dan komplikasi yang terjadi tidak bertambah parah. Misalnya memberi minum harus dengan dot khusus dimana ketika dot dibalik susu dapat memancar keluar sendiri dengan jumlah yang optimal artinya tidak terlalu besar sehingga membuat bayi tersedak atau terlalu kecil sehingga membuat asupan gizi menjadi tidak cukup, jika dot dengan besar lubang khusus ini tidak tersedia bayi cukup diberi minum dengan bantuan sendok secara perlahan dalam posisi setengah duduk atau tegak untuk menghindari masuknya susu melewati langit-langit yang terbelah. Selain itu celah pada bibir harus direkatkan dengan menggunakan plester khusus non alergenik untuk menjaga agar celah pada bibir menjadi tidak terlalu jauh akibat proses tumbuh kembang yang menyebabkan menonjolnya gusi kearah depan (protrusio pre maksila) akibat dorongan lidah pada prolabium , karena jika hal ini terjadi tindakan koreksi pada saat operasi akan menjadi sulit dan secara kosmetika hasil akhir yang didapat tidak sempurna. Plester non alergenik tadi harus tetap direkatkan sampai waktu operasi tiba. Tahapan selanjutnya adalah &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;tahapan operasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, pada saat ini yang diperhatikan adalah soal kesiapan tubuh si bayi menerima perlakuan operasi, hal ini hanya bisa diputuskan oleh seorang ahli bedah &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;Usia optimal untuk operasi bibir sumbing (labioplasty) adalah usia 3 bulan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; Usia ini dipilih mengingat pengucapan bahasa bibir dimulai pada usia 5-6 bulan sehingga jika koreksi pada bibir lebih dari usia tersebut maka pengucapan huruf bibir sudah terlanjur salah sehingga kalau dilakukan operasi pengucapan huruf bibir tetap menjadi kurang sempurna.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Operasi untuk langit-langit (palatoplasty) optimal pada usia 18 – 20 bulan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; mengingat anak aktif bicara usia 2 tahun dan sebelum anak masuk sekolah. Operasi yang dilakukan sesudah usia 2 tahun harus diikuti dengan tindakan speech teraphy karena jika tidak, setelah operasi suara sengau pada saat bicara tetap terjadi karena anak sudah terbiasa melafalkan suara yang salah, sudah ada mekanisme kompensasi memposisikan lidah pada posisi yang salah.. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Bila gusi juga terbelah (gnatoschizis) kelainannya menjadi labiognatopalatoschizis, koreksi untuk gusi dilakukan pada saat usia 8 – 9 tahun bekerja sama dengan dokter gigi ahli ortodonsi
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Tahap selanjutnya adalah &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;tahap setelah operasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, penatalaksanaanya tergantung dari tiap-tiap jenis operasi yang dilakukan, biasanya dokter bedah yang menangani akan memberikan instruksi pada orang tua pasien misalnya setelah operasi bibir sumbing luka bekas operasi dibiarkan terbuka dan tetap menggunakan sendok atau dot khusus untuk memberikan minum bayi.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Banyaknya penderita bibir sumbing yang datang ketika usia sudah melebihi batas usia optimal untuk operasi membuat operasi hanya untuk keperluan kosmetika saja sedangkan secara fisiologis tidak tercapai, fungsi bicara tetap terganggu seperti sengau dan lafalisasi beberapa huruf tetap tidak sempurna, tindakan speech teraphy pun tidak banyak bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113388791599541087?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113388791599541087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113388791599541087' title='70 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113388791599541087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113388791599541087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/12/sumbing-kapan-harus-di-operasi_06.html' title='Sumbing, Kapan harus di Operasi ?'/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>70</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113215188138692713</id><published>2005-11-16T06:35:00.000-08:00</published><updated>2005-11-17T10:59:13.063-08:00</updated><title type='text'>Tumor kulit pada Wajah</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/basalioma.0.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/640/basalioma%20wajah.jpg"&gt;&lt;img style="CLEAR: all; FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 176px; CURSOR: hand; HEIGHT: 231px" height="220" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/basalioma%20wajah.jpg" width="207" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Tumor kulit pada wajah biasanya disebabkan karena paparan sinar matahari yang berlangsung lama. Jika mendapatkan tumor wajah yang seperti pada gambar disamping ini, sebaiknya dioperasi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dokter akan mengangkat tumor dengan irisan yang cukup luas dengan meninggalkan batas sehat. Setelah dioperasi, massa tumor akan diperiksa di bagian patologi anatomi untuk menentukan jenis tumor ybs. Jika terbukti keganasan maka akan di lakukan tindakan lebih lanjut sesuai jenis patologi anatominya / jenis kankernya.
&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Kanker kulit terbukti amat destruktif, sehingga jika terlambat diambil bisa menimbulkan kerusakan setempat dan daerah-daerah sekitarnya&lt;/span&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; Kalau sudah terjadi destruksi yang lanjut maka operasinya bisa tambah sulit karena memerlukan tindakan rekonstruksi wajah ..... seperti &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/basalioma.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 224px; CURSOR: hand; HEIGHT: 321px" height="488" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/basalioma.0.jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;terlihat pada foto dibawah.
Ini adalah tumor kulit curiga kearah keganasan yang terlambat dioperasi karena yang bersangkutan menolak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah datang kembali sang tumor sudah destruktif pada daerah sekitarnya sehingga jika dilakukan operasipun akan mengalami kesulitan karena diperlukan rekonstruksi wajah yang luas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada kasus seperti ini operasi dilakukan secara team, bedah tumor bekerjasama dengan bedah plastik dan spesialis mata&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;Waspada terhadap benjolan seperti andeng-andeng / tahi lalat di wajah apalagi kalau tambah membesar, timbul rasa gatal, kemerahan di sekelilingnya dan mengeluarkan cairan/darah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Segera periksakan pada dokter Bedah, untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jangan sampai terlambat !!! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;



&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113215188138692713?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113215188138692713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113215188138692713' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113215188138692713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113215188138692713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/11/tumor-kulit-pada-wajah.html' title='Tumor kulit pada Wajah'/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113182510683972820</id><published>2005-11-12T11:49:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T20:33:34.889-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxScfmpc0hI/AAAAAAAAACg/QbcvupDBl7U/s1600/P1000802.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410121119143088658" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxScfmpc0hI/AAAAAAAAACg/QbcvupDBl7U/s320/P1000802.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ffcccc;"&gt;&lt;strong&gt;SETELAH OPERASI WASIR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Setelah hemorrhoidektomi (operasi hemoroid / wasir) dokter akan memasukkan tampon (kasa betadin) kedalam anus. Adanya tampon dalam anus seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman. Beberapa jam &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;setelah operasi (waktu sangat bervariasi, tergantung dokter yang mengoperasi), tampon akan diambil perlahan dari anus. Sejak saat itu pasien diharapkan bisa BAB dengan normal.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Setelah operasi , boleh makan makanan yang lunak terlebih dahulu. setelah itu makan makanan yang tinggi serat. Dan tidak boleh lupa, minum harus dalam jumlah yang cukup, minimal 2 liter/ hari. Selain itu dokter juga menganjurkan untuk merendam bokong 2 kali sehari, dengan cairan antiseptik yang berwarna keunguan - namanya larutan PK.
Satu hal yang paling penting, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;dokter memperbolehkan pasiennya pulang kalau si pasien sudah sukses BAB. Sukses maksudnya, BAB nya keluar tanpa perdarahan atau tanpa rasa nyeri yang hebat.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113182510683972820?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113182510683972820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113182510683972820' title='136 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182510683972820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182510683972820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/11/setelah-operasi-hemorrhoid-w-s-i-r.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sl1T1mq1HG8/SxScfmpc0hI/AAAAAAAAACg/QbcvupDBl7U/s72-c/P1000802.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>136</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113182492995170339</id><published>2005-11-12T11:41:00.001-08:00</published><updated>2008-12-01T04:49:11.401-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:180%;color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;SETELAH OPERASI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                                                           1. Jika anestesinya / pembiusannya adalah (bius) umum (dengan intubasi - memakai alat yang dimasukkan ke dalam mulut). Setelah sadar kadang-kadang timbul rasa gatal di tenggorokan, seperti mau batuk bahkan sering menjadi batuk betulan dan suara menjadi serak sedikit ... tidak perlu panik lama-lama keluhan tersebut akan menghilang sendiri kalaupun tidak menghilang, dokter akan memberikan obat. Setelah sadar dari operasi biasanya di coba minum sedikit-sedikit, jika pasien tidak kembung dilanjutkan makan / diet bertahap - lunak-tim dan diet biasa/nasi. Sering 'buang angin' juga menjadi indikasi bahwa usus kita sudah berfungsi kembali.
                                                                                                       2. Jika anestesinya dengan spinal, bius separuh istilahnya (seperti bius yang dilakukan pada operasi sesar / kelahiran bayi). Dokter yang membius menyuntikkan sesuatu di tulang belakang kita kemudian lama-lama kaki terasa baal, lumpuh tidak bisa diangkat. 
Setelah operasi kita tidak boleh bangun dari tempat tidur selama 24 jam. Harus &lt;em&gt;bed rest &lt;/em&gt;!!! Mutlak ! Untuk keperluan BAK dan BAB cukup di tempat tidur. Sering kali BAK akan menjadi sulit sehingga perlu pemasangan selang / kateter yang dimasukkan ke kemaluan supaya bisa BAK. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;        Pilihan jenis anestesi apa yang dipergunakan, yang menentukan bukan pasien tapi dokter bedah dan dokter anestesinya. Ada beberapa kasus yang dapat melibatkan pasien juga untuk menentukan.
                                                                                                              3. Untuk operasi-operasi tertentu setelah operasi kita harus puasa selama 3-4 hari misalnya pada operasi sambung usus .... Dokter akan mengganti kebutuhan nutrisi lewat infus. Semua infus makanan tersebut jumlah tetesannya sudah diatur sedemikian rupa sehingga pas buat tubuh kita. Jadi jangan sesekali mengatur-ngatur kecepatan infus, karena tetesan itu sudah diukur sama dokter dan perawat jadi bukan asal menetes aja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada anggapan tetesannya semakin banyak maka semakin cepet sembuh .... ini anggapan yang jelas-jelas keliru .....
                                                                                        4. Untuk penunggu pasien, perhatikan botol infus ; kalau sudah tinggal sedikit cairan didalamnya segera melapor keperawat ... Apalagi untuk pasien-pasien kasus tertentu misalnya operasi prostat, ada botol infus yang dialirkan ke kandung kencing yang fungsinya untuk membilas kandung kencing agar sisa bekuan darah tidak sampai menjendal dan membuat buntu lubang kencing. Jadi bilasan air dengan tetesan super cepat dari botol infus itu harus sesering mungkin diganti. Nah disini peran penunggu pasien amat besar .... harus tiap jam memperhatikan botol infus. Hal ini hanya untuk pasien setelah operasi PROSTAT ... operasi lainnya sih tidak begitu ketat seperti ini.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;Yang pasti ikuti instruksi yang diberikan oleh dokter dan perawat dengan P A T U H&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113182492995170339?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113182492995170339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113182492995170339' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182492995170339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182492995170339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/11/setelah-selesai-operasi_12.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113182321094524443</id><published>2005-11-12T11:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T04:33:54.297-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff9900;"&gt;SEBELUM OPERASI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                                                                Sebelum menghadapi operasi, biasanya pasien harus "menginap" / rawat inap dulu di RS.
Pada beberapa kasus pasien diperbolehkan pulang terlebih dahulu kemudian datang lagi ke RS beberapa jam sebelum operasi.
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;Ada beberapa tips yang harus di perhatiin&lt;/span&gt; :
&lt;/strong&gt;1. Siapkan mental, supaya bisa menjalani proses operasi dengan baik. Pasrah dan berdoa. Kalau pasiennya tenang tidak kelihatan stres / cemas maka dokter dan para perawat juga jadi ikut tenang. Jangan sampai karena cemas, badan menjadi berkeringat - plester untuk memfiksasi selang infus jadi tidak bisa nempel ... ada juga yang tiba-tiba tensinya naik ada juga yang tiba-tiba badannya mendadak demam, dan terakhir ada yang badannya menjadi mendadak kaku .
Kalau sudah begini, sering kali operasi harus di tunda beberapa saat menunggu keadaan umum pasien cukup baik untuk menerima stres operasi.  Banyak berdoa, ikhlas dan pasrah jauh lebih baik daripada panik.
2. Jangan memakai lipstik dan pewarna kuku bagi pasien wanita, karena akan menyulitkan diagnostik keadaan fisik pada saat menjalani operasi. Kasus kegawatan yang memerlukan tindakan penyelamatan khusus biasanya dapat dilihat melalui warna bibir dan warna kuku.
3. Segala macam bentuk perhiasan di telinga, kalung, cincin dan gelang agar dilepas, supaya tidak menyulitkan dokter jika terpaksa harus melakukan tindakan khusus penyelamatan jiwa.
4. Harus ada anggota keluarga yang menunggu. Ini penting karena saat di operasi pasien tidak sadar dan tidak berdaya. Begitu juga setelah operasi selesai, di ruang pemulihan (recovery room) pasien masih setengah sadar. Jadi jika dokter memerlukan tambahan obat atau alat penunjang operasi, tambahan darah, pengiriman sampel tumor ke lab dll maka anggota keluarga yang fungsinya penunggu tadi bisa membantu.
4. Membawa alat komunikasi (jika ada), misalnya telpon seluler dan jangan lupa sama charger-nya skalian .. atau membawa anggota keluarga lain yang bisa di jadikan asisten.
5. Jangan lupa bawa baju ganti dan perlengkapan kosmetik lengkap (buat wanita). Biasanya setelah kita sadar dari operasi, sorenya atau besoknya pasti banyak yang besuk. Pada sebagian orang penampilan kan penting, jadi yaaa bedak dan lipstik juga parfum adalah termasuk barang penting yang jangan lupa untuk dibawa.
6. Bawa majalah kesukaan, alat permainan yang simpel seperti catur yang papannya bisa dilipat (kalau suka) atau mungkin PS (kalo ruang rawatnya di lengkapi dengan TV) .... kan lumayan juga sekaligus mengusir rasa bosan buat yang nunggu .....
&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;Selain itu ada beberapa instruksi khusus yang di berikan oleh dokter yaitu :&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;1. Puasa selama waktu yang ditentukan oleh dokter
2. Cukur disekitar daerah operasi biasanya dikerjakan oleh perawat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Mandi dan keramas dengan sabun khusus yang diberikan RS sebelum operasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113182321094524443?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113182321094524443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113182321094524443' title='14 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182321094524443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182321094524443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/11/persiapan-menghadapi-operasi.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113182239888950594</id><published>2005-11-12T10:53:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T04:22:08.399-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#00cccc;"&gt;&lt;strong&gt;MENJADI PASIEN BEDAH&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Setelah dokter menyatakan bahwa seorang pasien harus dioperasi ... biasanya pasien dan keluarga diminta untuk menandatangani &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;Surat Persetujuan Tindakan / Operasi&lt;/span&gt;. &lt;/strong&gt;
Sebelum menandatangani surat tsb, pasien dan atau keluarga bisa bertanya langsung pada dokter yang hendak mengoperasi mengenai penyakit yang di derita. Tindakan operasi seperti apa yang dilakukan oleh si dokter dan komplikasi apa saja yang mungkin bisa terjadi.
Biasanya, dokter pasti akan menjelaskan semuanya secara panjang dan lebar ... meskipun demikian pasti ada yang masih kurang jelas ... nah disinilah saatnya pasien dan keluarga bertanya sepuas-puasnya.
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;Dokter akan menjelaskan organ apa yang mau dioperasi , akan diapakan organ tersebut, dipotong kemudian disambung, dipotong dan dibuang, diikat atau dibersihkan. Berapa lama setelah operasi harus menjalani perawatan ... dan yang paling penting adalah resiko yang bakalan timbul jika tidak dilakukan operasi&lt;/strong&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Sebaliknya resiko komplikasi yang kemungkinan timbul setelah operasi juga akan dijelaskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Tindakan pembedahan adalah tindakan menyayat tubuh. Jadi pasti ada perdarahan, ada luka terbuka, ada nyeri setelah operasi. Diperlukan fungsi sel-sel tubuh yang sempurna untuk memulihkan semua keadaan tadi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;Sebaiknya jawaban untuk setuju atau tidak dilakukan tindakan operasi harus dipikirkan betul-betul kalau perlu minta pendapat saudara terdekat atau orang tua. Pada operasi kasus yang tergolong gawat darurat , mau tidak mau harus di operasi dan kalau bisa jangan terlalu lama untuk berpikir kemudian menyatakan setuju atau tidak ; karena pada kasus gawat darurat / emergensi biasanya dokter berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan nyawa pasien.
Jadi idealnya pada kasus emergensi jika dokter memang memutuskan tindakan terbaik adalah operasi, ikuti saja nasehat dokter ybs karena pasti itu adalah tindakan yang paling baik untuk menolong si pasien.
&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;Tenangkan diri ... ikuti semua petunjuk dokter dan paramedis di RS.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113182239888950594?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113182239888950594/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113182239888950594' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182239888950594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182239888950594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/11/jika-harus-operasi.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18673506.post-113182061126316869</id><published>2005-11-12T10:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T04:05:54.549-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/1600/potong.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4603/1833/320/potong.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Setelah hampir 2 tahun bekerja di daerah terpencil, yang namanya perangkat komputer jarang sekali dijamah. Kalaupun ada kesempatan untuk memakai komputer paling-paling untuk ngetik surat perjalanan dinas &lt;em&gt;pa ga&lt;/em&gt; surat ijin cuti pulang kampung&lt;em&gt; pa ga&lt;/em&gt; membuat artikel singkat untuk pelatihan para bidan dan perawat di RS ybs. Jadi otomatis komputer &lt;em&gt;ga &lt;/em&gt;pernah dipakai untuk keperluan &lt;em&gt;imel-imelan&lt;/em&gt;, internet-an untuk cari literatur ilmu bedah terbaru atau &lt;em&gt;boro-boro&lt;/em&gt; bikin blog .&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ilmu &lt;em&gt;ngebuat&lt;/em&gt; blog ini "nyontek" dari senior saya dr. Erik Tapan ; yaaaa nyontek dikit-dikit .... ini juga masih &lt;em&gt;acak adut&lt;/em&gt; tapi yaaaa namanya juga belajar kan boleh dong nyoba .....&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;&lt;strong&gt;Rencananya isi blog lebih kearah obrolan Bedah yang dikemas dalam bentuk nyantai. Isi blog ini tidak menggantikan fungsi berkonsultasi yang sebenarnya. Jadi blog ini memang SEHARUSNYA bukan untuk tempat berkonsultasi. Jangan berharap dapat menegakkan diagnosa apalagi memutuskan suatu terapi - karena blog ini hanya obrolan - curhat para sesama pasien - pasien dengan dokter bedah atau curhat pemerhati setia bedah.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#ffff00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Mohon untuk kritikan, ide, usulan, makian tapi manis sifatnya yang semuanya untuk penyempurnaan blog ini .... &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;Foto ini sewaktu di RS salah satu daerah terpencil dimana listrik nya sering &lt;em&gt;byar pet &lt;/em&gt;... dan gen setnya juga ga &lt;em&gt;ngefek&lt;/em&gt; plus dokter anestesi yang tidak ada sama sekali&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Blog ini khusus buat mereka-mereka yang dalam waktu dekat ini berurusan dengan dokter bedah, akan menjalani pembedahan, mempunyai kerabat/saudara yang mau menjalani pembedahan atau buat mereka yang pengen tauk soal bedah .... juga buat pemerhati Ilmu Bedah ... mangkanya ditunggu dong komentarnya .... &lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18673506-113182061126316869?l=lakshminawasasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/feeds/113182061126316869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18673506&amp;postID=113182061126316869' title='18 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182061126316869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/18673506/posts/default/113182061126316869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakshminawasasi.blogspot.com/2005/11/blog-bedah-perdana.html' title=''/><author><name>Lakshmi Nawasasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16407298618703773280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-iV2i72p4DsA/Ti3vlOid9JI/AAAAAAAAAEs/7bnnJiMZDFc/s220/blogRS.jpg'/></author><thr:total>18</thr:total></entry></feed>
